Metapos.id, Jakarta – Manchester United mendapat sorotan setelah catatan aktivitas lari mereka di Premier League musim ini menunjukkan angka yang relatif rendah.
Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari Sky Sports, Manchester United menempati peringkat 18 untuk jumlah sprint di Premier League.
Catatan tersebut muncul setelah Setan Merah tersingkir dari EFL Cup akibat kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Old Trafford, meski sempat unggul dua gol.
Data aktivitas lari juga menunjukkan Manchester United berada di peringkat 14 dalam jarak tempuh total. Namun, posisi mereka lebih rendah pada sejumlah kategori berintensitas tinggi.
Berikut catatan Manchester United di Premier League:
- Jarak tempuh: peringkat 14
- Sprint: peringkat 18
- High-speed runs: peringkat 19
- Sprint per kilometer: peringkat 18
- High-speed runs per kilometer: peringkat 19
Statistik tersebut menjadi perhatian karena Manchester United dinilai masih menghadapi persoalan ketika bermain tanpa bola.
Meski demikian, jumlah aktivitas lari tidak dapat menjadi satu-satunya indikator kerja keras sebuah tim. Penguasaan bola juga dapat memengaruhi jarak yang ditempuh pemain selama pertandingan.
Catatan lari tersebut turut muncul di tengah tekanan terhadap pelatih Michael Carrick setelah kekalahan dari Brighton. Manchester United selanjutnya dijadwalkan menghadapi Fulham di Craven Cottage dalam lanjutan Premier League.
Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir Manchester United sebelum jeda internasional selama tiga pekan.
Hasil pertandingan melawan Fulham dapat menjadi momentum bagi Carrick untuk memperbaiki performa tim sebelum kompetisi kembali bergulir pada Oktober.
Manchester United juga masih menghadapi persoalan mengenai konsistensi hasil. Jika performa tidak membaik, situasi di sekitar Carrick dan Old Trafford berpotensi kembali menjadi perhatian.
Sejak INEOS masuk sebagai salah satu pemilik Manchester United pada Desember 2023, klub telah berpisah dengan Erik ten Hag dan Ruben Amorim.
Karena itu, keputusan mengenai masa depan Carrick juga akan berkaitan dengan arah jangka panjang klub. Untuk saat ini, laga menghadapi Fulham menjadi salah satu ujian Manchester United setelah tersingkir dari EFL Cup.







