Saturday, May 9, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
30 June 2022
in Ekbis
Sri Mulyani Sebut Ada ‘Durian Runtuh’ Mendukung Kesehatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Energi

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Indonesia cukup beruntung dalam menghadapi situasi sulit penuh tekanan saat ini. Pasalnya, sebagai negara yang banyak menghasilkan sumber daya alam (natural resources), RI punya kemampuan lebih untuk bisa mengatasi persoalan.

Pertama, kenaikan harga komoditas utama seperti batu bara dan minyak sawit tidak berimplikasi terhadap kebutuhan nasional. Malahan, Indonesia bisa memperoleh keuntungan dari volatilitas harga karena menjadi salah satu negara utama pengekspor komoditas alam tersebut.

BACA JUGA

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

Kedua, margin yang didapat bisa digunakan untuk mencukupi dana subsidi energi masyarakat seperti BBM, listrik, dan LPG. Demikian yang disampaikan oleh Menkeu saat berbicara dalam diskusi bertajuk G20 Digital Transformation.

“Oleh karena itu kami menikmati ‘durian runtuh’ (windfall) dari pendapatan komoditas,” ujarnya melalui saluran virtual pada Kamis, 30 Juni.

Menurut Menkeu, situasi yang dihadapi sekarang cukup mendukung rencana pemerintah untuk membawa keuangan negara kembali ke level normal pada 2023 mendatang.

“Ini tidak begitu berdampak signifikan terhadap bujet (APBN), dan upaya kami untuk melakukan penyehatan APBN dapat terus berlangsung. Malahan, kami yakin akan menjadi lebih kuat dengan defisit anggaran yang lebih rendah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menjelaskan kesehatan APBN sangat diperlukan untuk menjaga kredibilitas pemerintah sekaligus melaksanakan program strategis nasional.

“Indonesia di saat yang bersamaan bisa memberikan perlindungan kepada masyarakat dan juga meneruskan proses pemulihan ekonomi,” tegas dia.

Sebagai informasi, pemerintah mempunyai misi besar untuk mengembalikan defisit anggaran ke di bawah 3 persen PDB pada tahun depan setelah sebelumnya diperlebar hingga kisaran level 5 persen PDB sejak awal pandemi 2020.

Pembahasan asumsi makro RAPBN 2023 antara pemerintah dan DPR menetapkan belanja negara sebesar Rp2.266,7 triliun hingga Rp2.398,8 triliun.

Sementara untuk sisi pendapatan diproyeksi bisa meraup hingga nilai Rp1.884,6 triliun sampai dengan Rp1.967,4 triliun.

Artinya, defisit APBN 2023 ditarget bisa melandai hingga Rp380,1 triliun hingga Rp427,3 triliun atau di bawah 3 persen.

Indikasi kuat pencapaian cita-cita itu masih terus terjaga apabila melihat realisasi APBN terbaru edisi Mei 2022. Dalam pemaparan pekan lalu, Sri Mulyani malahan menyebut keuangan negara dalam kondisi surplus Rp132,2 triliun.

Torahan itu dicapai karena pendapatan APBN yang lebih besar dengan Rp1.070,4 triliun dibandingkan sektor belanja yang sebesar Rp938,2 triliun.

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Cegah Penyebaran PMK pada Hewan, Menko Airlangga: 3 Juta Vaksin Sudah Ada di Indonesia

Next Post

Pertamina: QR Code Bisa Tekan Kecurangan Takaran BBM

Related Posts

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara
Ekbis

Disertasi Doktoral Soroti Urgensi RUU Transfer Pricing untuk Perkuat Kepastian Hukum dan Penerimaan Negara

6 May 2026
Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan
Ekbis

Pinjol RI Meledak ke Rp101 Triliun, OJK Ingatkan Risiko dan Pengawasan

6 May 2026
Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik
Ekbis

Harga Bahan Pokok 6 Mei 2026 Fluktuatif, Cabai Turun Tajam Sementara Gula Naik

6 May 2026
Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia
Ekbis

Pasar Modal Indonesia Gelar Donor Darah dan Edukasi Talasemia

5 May 2026
Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah
Ekbis

Tips Menyiapkan Dana Pendidikan Anak di Tengah Kenaikan Biaya Sekolah

5 May 2026
Transjakarta Blok M–Soetta Segera Beroperasi, Pramono Pastikan Tarif Terjangkau
Ekbis

SPBU Tak Jual Pertalite, Ini Penjelasan Pertamina Soal Status Signature

5 May 2026
Next Post
Pertamina: QR Code Bisa Tekan Kecurangan Takaran BBM

Pertamina: QR Code Bisa Tekan Kecurangan Takaran BBM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini