Metapos.id, Jakarta – Spider-Man: Brand New Day mencatat awal yang impresif di box office global setelah meraih pendapatan sekitar US$165 juta pada hari pertama penayangannya. Capaian tersebut memperkuat posisi film terbaru Marvel dan Sony Pictures sebagai salah satu rilisan paling dinantikan pada 2026.
Film yang kembali dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker itu diproyeksikan terus mendominasi bioskop sepanjang akhir pekan. Analis memperkirakan pendapatan globalnya dapat mencapai sekitar US$374 juta hingga penutupan akhir pekan perdana.
Antusiasme penonton terlihat sejak masa pra-penjualan tiket di berbagai negara. Permintaan yang tinggi membuat sejumlah jaringan bioskop menambah jadwal penayangan untuk mengakomodasi lonjakan penonton.
Keberhasilan tersebut juga didorong oleh tingginya minat terhadap kelanjutan kisah Peter Parker setelah peristiwa dalam Spider-Man: No Way Home. Film ini menghadirkan babak baru kehidupan sang pahlawan super dengan ancaman dan konflik yang lebih besar.
Selain Tom Holland, film garapan Destin Daniel Cretton ini turut dibintangi Zendaya, Jon Bernthal, Mark Ruffalo, Jacob Batalon, dan Sadie Sink. Kehadiran para pemeran tersebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan antusiasme penggemar Marvel di berbagai negara.
Sejumlah pengamat industri perfilman menilai Spider-Man: Brand New Day berpeluang mencatat salah satu pembukaan terbesar dalam sejarah film superhero. Bahkan, beberapa proyeksi menempatkannya di jajaran debut box office terbesar sepanjang masa jika tren positif terus berlanjut.
Respons awal dari kritikus juga didominasi ulasan positif. Film ini dipuji karena mampu memadukan aksi spektakuler, cerita emosional, serta pengembangan karakter Peter Parker yang dinilai lebih matang dibandingkan film sebelumnya.
Dengan performa yang sangat kuat sejak hari pertama, Spider-Man: Brand New Day diprediksi akan terus memimpin box office global dalam beberapa pekan ke depan. Capaian tersebut sekaligus mempertegas kekuatan waralaba Spider-Man sebagai salah satu seri film paling sukses di industri perfilman dunia.







