Metapos.id, Jakarta – Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, resmi mengumumkan akuisisi startup kecerdasan buatan Anysphere senilai US$60 miliar atau sekitar Rp1.063 triliun. Akuisisi tersebut menjadi salah satu transaksi terbesar di sektor teknologi dan AI sepanjang 2026.
Anysphere dikenal sebagai pengembang Cursor, platform AI yang membantu programmer menulis dan mengelola kode secara otomatis. Produk tersebut telah menjadi salah satu alat AI coding paling populer di kalangan pengembang perangkat lunak.
Melalui transaksi berbasis saham ini, SpaceX ingin memperkuat posisi bisnis AI yang kini berada di bawah divisi xAI atau SpaceXAI. Akuisisi tersebut juga ditujukan untuk mempercepat pengembangan teknologi AI yang dapat bersaing dengan produk milik OpenAI maupun Anthropic.
Industri AI coding saat ini menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dalam ekosistem kecerdasan buatan. Banyak perusahaan mulai memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan produktivitas pengembangan perangkat lunak dan mengurangi waktu pengerjaan proyek.
SpaceX menilai kepemilikan Cursor akan memberikan akses terhadap ekosistem pengembang yang sangat besar. Data dan aktivitas pengguna di platform tersebut dinilai berpotensi membantu peningkatan kemampuan model AI yang sedang dikembangkan perusahaan.
Selain memperkuat bisnis AI, akuisisi ini juga memperluas diversifikasi usaha SpaceX yang sebelumnya dikenal melalui bisnis peluncuran roket dan layanan internet satelit. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan semakin agresif mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan.
Kesepakatan tersebut diumumkan hanya beberapa hari setelah debut besar SpaceX di pasar saham Amerika Serikat. Kenaikan harga saham yang signifikan turut mendorong valuasi perusahaan hingga menyalip Amazon dan masuk jajaran perusahaan paling bernilai di dunia.
Transaksi akuisisi Anysphere diperkirakan akan rampung pada kuartal ketiga 2026 setelah seluruh proses regulasi selesai. Langkah ini diyakini akan memperkuat posisi SpaceX dalam persaingan global teknologi AI yang semakin ketat.







