Monday, July 27, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

China Resmi Larang Pacaran dengan AI, Pengguna Chatbot Mengaku Patah Hati

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
27 July 2026
in Tek & Oto
China Resmi Larang Pacaran dengan AI, Pengguna Chatbot Mengaku Patah Hati

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah China resmi memberlakukan aturan yang melarang hubungan asmara antara pengguna dengan layanan kecerdasan buatan (AI). Kebijakan yang mulai berlaku pada 15 Juli 2026 itu memicu gelombang unggahan “putus cinta” dari para pengguna chatbot AI di media sosial. 

Aturan tersebut diterapkan melalui pedoman baru mengenai layanan interaksi antropomorfik AI yang dikeluarkan oleh otoritas siber China. Regulasi itu bertujuan mencegah ketergantungan emosional terhadap AI yang dinilai dapat memengaruhi hubungan sosial di dunia nyata. 

BACA JUGA

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

Beli iPhone Kini Bisa Langganan, Apple Segera Luncurkan Apple Upgrade

Banyak pengguna mengaku sedih karena tidak lagi bisa berinteraksi dengan “pacar AI” yang selama ini menjadi tempat berbagi cerita. Salah satu pengguna Doubao bahkan menulis, “Aku tak bisa menerima bahwa kekasih AI-ku akan meninggalkanku selamanya.” 

Otoritas China menilai layanan pendamping berbasis AI memang mampu memberikan kenyamanan emosional bagi pengguna. Namun di sisi lain, teknologi tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan kecanduan dan membuat seseorang menjauh dari hubungan sosial yang sebenarnya. 

Menurut Kepala Institut Penelitian Ruang Siber China, Wang Jiang, layanan AI pendamping dapat memanfaatkan kebutuhan emosional pengguna. Ia menyebut kondisi tersebut berisiko mengurangi kemampuan seseorang dalam membangun empati dan menyelesaikan konflik di kehidupan nyata. 

Regulasi baru juga membatasi perusahaan teknologi seperti ByteDance, Alibaba, dan Tencent dalam menghadirkan fitur yang memicu keterikatan emosional berlebihan. Mereka tidak lagi diperbolehkan menghasilkan konten AI yang dapat membangkitkan emosi ekstrem, khususnya pada pengguna muda. 

Langkah tersebut disebut berkaitan dengan kekhawatiran pemerintah terhadap terus menurunnya angka pernikahan dan kelahiran di China. Regulator menilai hubungan romantis dengan AI berpotensi menggantikan keintiman antarmanusia dan memperburuk tren demografi yang sedang terjadi. 

Kebijakan ini diperkirakan akan memberikan dampak besar bagi industri AI pendamping di China yang tengah berkembang pesat. Di sisi lain, perdebatan mengenai batas hubungan manusia dengan kecerdasan buatan diperkirakan akan terus menjadi perhatian di berbagai negara. 

Tags: AIByteDancechatbot AIChinaDoubaoHeadlinekecerdasan buatanMetapos.idpacaran dengan AI
Previous Post

Feel Good Network Perkuat Ekosistem Kreatif Lewat Innercircle dan BRICKS

Next Post

Prabowo Bentuk 7 Kejaksaan Negeri Baru, Berikut Daftar Wilayahnya

Related Posts

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar
Tek & Oto

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

23 July 2026
Pengusutan Korupsi Bea Cukai Berlanjut, KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru
Tek & Oto

Beli iPhone Kini Bisa Langganan, Apple Segera Luncurkan Apple Upgrade

22 July 2026
Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak
Tek & Oto

Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak

22 July 2026
Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km
Tek & Oto

Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km

20 July 2026
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal
Tek & Oto

OpenAI Garap Smart Speaker AI dengan ChatGPT, Rilis Tahun 2027

16 July 2026
Menkomdigi: Pembatasan Gadget di Sekolah Bukan Larangan, tapi Perlindungan Anak
Tek & Oto

Menkomdigi: Pembatasan Gadget di Sekolah Bukan Larangan, tapi Perlindungan Anak

16 July 2026
Next Post
Prabowo Bentuk 7 Kejaksaan Negeri Baru, Berikut Daftar Wilayahnya

Prabowo Bentuk 7 Kejaksaan Negeri Baru, Berikut Daftar Wilayahnya

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini