Thursday, September 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Eks Pegawai Meta Kritik Uang Damai Rp280 Triliun

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
3 September 2026
in Tek & Oto
Gedung Meta Indonesia (Foto: Ig/faqih.dh)

Gedung Meta Indonesia (Foto: Ig/faqih.dh)

Metapos.id, Jakarta – Mantan anggota tim keamanan Meta, Arturo Bejar, menilai uang damai yang disepakati perusahaan untuk mengakhiri gugatan terkait kecanduan media sosial tidak cukup untuk melindungi anak-anak.

Kesepakatan tersebut diumumkan dalam persidangan federal untuk menyelesaikan klaim California dan 28 negara bagian AS lainnya yang menuduh Meta sengaja merancang Facebook dan Instagram agar membuat pengguna di bawah umur kecanduan serta menyesatkan publik mengenai risikonya.

BACA JUGA

Jadi CEO Apple, Berapa Gaji John Ternus?

iPhone 18 Pro Siap dengan Kamera Baru

Selain pembayaran sekitar US$17 miliar, Meta diwajibkan menerapkan sejumlah pembatasan baru bagi pengguna di bawah usia 18 tahun.

Kepada Politico pada Senin (31/8/2026), Bejar mengatakan dirinya telah berbicara dengan sekitar 40 orang tua yang berduka dan menilai media sosial semestinya bertanggung jawab atas kematian anak-anak mereka.

“Perubahan ini tidak akan menyelamatkan satu pun nyawa mereka jika sudah diterapkan,” katanya.

“Meta dapat mendefinisikan bahaya sesuai dengan definisi mereka sendiri, dan mereka dapat menerapkannya pada hal-hal yang sudah mereka lakukan,” ungkap Bejar.

Berdasarkan kesepakatan itu, pengguna di bawah umur akan menghadapi batas penggunaan Facebook dan Instagram selama dua jam per hari secara default serta pemblokiran sebagian besar penggunaan pada tengah malam hingga pukul 06.00, kecuali orang tua menonaktifkan pembatasan.

Notifikasi juga akan dibisukan selama jam sekolah, jumlah suka disembunyikan, serta filter yang mensimulasikan operasi kosmetik atau riasan ekstrem dilarang.

Pengguna muda juga dapat memilih umpan yang tidak dipersonalisasi, sementara auditor independen akan memantau kepatuhan Meta.

Jaksa Agung California Rob Bonta mengatakan langkah lebih lanjut masih diperlukan, meski kesepakatan tersebut dinilai memberikan perlindungan penting bagi anak-anak dan remaja.

Meta membantah melakukan kesalahan dan menolak tuduhan bahwa Facebook serta Instagram sengaja dibuat adiktif.

Perusahaan juga menyatakan bahwa “kecanduan media sosial” bukan kondisi kejiwaan yang diakui.

Dengan kesepakatan tersebut, tuduhan terhadap Meta tidak akan diputuskan oleh juri dan CEO Meta Mark Zuckerberg tidak perlu memberikan kesaksian dalam persidangan.

Meta masih menghadapi ribuan tuntutan hukum terpisah terkait dugaan kerugian terhadap pengguna muda, sementara Komisi Eropa bulan lalu juga menemukan pelanggaran DSA terkait desain Facebook dan Instagram yang dinilai adiktif.

Tags: Arturo BejarFacebookHeadlineInstagramkecanduan media sosialMetaMetapos.iduang damai Meta
Previous Post

Jadi CEO Apple, Berapa Gaji John Ternus?

Next Post

Richarlison Sepakat ke Trabzonspor, Spurs Masih Menahan

Related Posts

John Ternus VP Apple. (Foto/Apple Gallery)
Tek & Oto

Jadi CEO Apple, Berapa Gaji John Ternus?

3 September 2026
iPhone 18, iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, Apple, Dynamic Island,
Tek & Oto

iPhone 18 Pro Siap dengan Kamera Baru

3 September 2026
Wikimania Paris 2026 mempertemukan 1.200 relawan Wikimedia untuk membahas masa depan pengetahuan terbuka di tengah perkembangan AI dan ancaman terhadap informasi.
Tek & Oto

Wikimania Paris 2026 Bahas Masa Depan Pengetahuan

28 August 2026
AI Grok
Tek & Oto

Respons Grok Mendadak Bikin Pengguna X Bingung

26 August 2026
Samsung pasar smartphone Asia Tenggara
Tek & Oto

Samsung Kuasai Pasar Smartphone Asia Tenggara pada Kuartal II 2026

25 August 2026
Elon Musk
Tek & Oto

Elon Musk Ramal Smartphone Punah sebelum 2030

25 August 2026
Next Post
Pelatih Tottenham Hotspur, De Zerbi. (Foto/doc. Spurs)

Richarlison Sepakat ke Trabzonspor, Spurs Masih Menahan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini