Tuesday, October 13, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Wikimania Paris 2026 Bahas Masa Depan Pengetahuan

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
28 August 2026
in Tek & Oto
Wikimania Paris 2026 mempertemukan 1.200 relawan Wikimedia untuk membahas masa depan pengetahuan terbuka di tengah perkembangan AI dan ancaman terhadap informasi.

Wikimania Paris 2026 mempertemukan 1.200 relawan Wikimedia untuk membahas masa depan pengetahuan terbuka di tengah perkembangan AI dan ancaman terhadap informasi.

Metapod.id, Jakarta – Sebanyak 1.200 sukarelawan Wikimedia dari berbagai negara berkumpul dalam Wikimania 2026 di Cité des Sciences et de l’Industrie, Paris, pada 21–25 Juli 2026 untuk membahas masa depan pengetahuan manusia di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan meningkatnya ancaman terhadap ekosistem informasi.

Konferensi internasional ke-21 Wikimedia tersebut digelar secara luring dan daring serta bertepatan dengan peringatan 25 tahun Wikipedia.

BACA JUGA

AI Baru Meta Dibanderol Rp65 Ribu per Juta Token

Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram

Kegiatan diawali dengan pra-konferensi dan pembukaan yang menghadirkan Founder Wikipedia Jimmy Wales, sementara CEO Wikimedia Foundation Bernadette Meehan menekankan pentingnya kolaborasi manusia di tengah perubahan cara masyarakat menemukan dan mengonsumsi informasi.

“Saat Wikipedia merayakan hari jadinya yang ke-25, kita memasuki era baru bagi pengetahuan. Kecerdasan buatan mengubah cara orang menemukan dan mengonsumsi informasi, menjadikan kolaborasi antar manusia lebih penting daripada sebelumnya,” ujar Bernadette.

Mengusung tema Liberté, Équité, Fiabilité atau Kebebasan, Ekuitas, Keandalan, Wikimania 2026 menjadi ruang bagi komunitas global untuk merumuskan strategi menghadapi berbagai tekanan terhadap ekosistem pengetahuan terbuka.

Ancaman tersebut mencakup tekanan politik, sensor, manipulasi teknologi, hingga penyalahgunaan AI yang berpotensi membongkar identitas kontributor anonim dan memicu intimidasi.

Tiga nilai utama menjadi fokus pembahasan, yakni kebebasan untuk berbagi pengetahuan, ekuitas dalam memastikan akses yang adil sekaligus mengatasi bias sejarah dan sistemik, serta keandalan melalui penguatan verifikasi dan prinsip netralitas.

Konferensi juga diisi berbagai agenda seperti Hackathon, Lightning Talks, dan diskusi mengenai masa depan gerakan Wikimedia untuk memastikan pengetahuan tetap dapat diakses lintas generasi.

Indonesia turut berpartisipasi melalui Wikimedia Indonesia yang mengembangkan berbagai proyek pengetahuan terbuka, seperti Wikipedia, Wikidata, Wikimedia Commons, Wiktionary, dan Wikisource.

Sejumlah peserta Indonesia juga mengisi sesi Wikimania 2026, di antaranya Warming Up the Incubator oleh NikolasKHF, How Regional Partnerships Power Community-Led Growth in Bali oleh Carma Citrawati dan Sakti Pramudya, serta Crowdsourcing Media for Public Knowledge dan Lessons Learned from Indonesia’s Government Wikimedia SUL Page Block oleh Jeromi Mikhael.

Sementara itu, sesi poster menghadirkan WikiCitaRasa: Introducing Wikibooks through Indonesian Culinary Recipe Writing Workshop yang dibawakan Raflinoer32.

Kehadiran para wikimediawan dari berbagai negara menunjukkan bahwa di tengah perkembangan AI dan tantangan terhadap kepercayaan publik, kolaborasi manusia tetap menjadi bagian penting dalam menjaga pengetahuan yang terbuka, dapat diverifikasi, dan dapat diakses masyarakat.

Tags: AIkecerdasan buatanMetapos.idpengetahuan terbukaWikimania Paris 2026WikimediaWikipedia
Previous Post

Diduga Bakar Lahan demi Buka Pertanian, Pasutri Ditangkap

Next Post

Raja Harald V Norwegia Meninggal Dunia

Related Posts

Meta meluncurkan Muse Wonder dan Muse Wonder Full dengan fitur memori aktif, kemampuan coding, serta dukungan untuk tugas kompleks jangka panjang.
Tek & Oto

AI Baru Meta Dibanderol Rp65 Ribu per Juta Token

13 October 2026
Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram
Tek & Oto

Meta Larang Iklan TikTok di Facebook dan Instagram

11 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OpenAI Siapkan Watermark Tak Terlihat untuk Teks ChatGPT dan Codex
Tek & Oto

OpenAI Siapkan Watermark Tak Terlihat untuk Teks ChatGPT dan Codex

7 October 2026
OpenAI
Tek & Oto

ChatGPT Bakal Punya Watermark Tak Kasatmata

7 October 2026
WhatsApp Setop Dukungan HP Lawas, Ini Daftar Lengkapnya
Tek & Oto

WhatsApp Setop Dukungan HP Lawas, Ini Daftar Lengkapnya

6 October 2026
Next Post
Raja Norwegia Harald V meninggal dunia di usia 89 tahun setelah sempat berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Raja Harald V Norwegia Meninggal Dunia

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini