Tuesday, July 28, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Microsoft Soroti Bahaya Ketergantungan Perusahaan pada AI Tunggal

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
28 July 2026
in Tek & Oto
Xu Peng Tinggalkan Dunia Akting, Kini Jual Sayur akibat AI

Metapos.id, Jakarta – CEO Microsoft Satya Nadella mengingatkan perusahaan agar tidak sepenuhnya bergantung pada satu model kecerdasan buatan (AI) dalam menjalankan operasional bisnis. Menurutnya, ketergantungan tersebut dapat membuat perusahaan kehilangan kendali atas data, pengetahuan, hingga proses bisnis yang menjadi aset utama. 

Peringatan itu disampaikan Nadella dalam wawancara di program Fareed Zakaria GPS di CNN. Ia menilai perusahaan harus berhati-hati terhadap informasi yang dibagikan kepada penyedia model AI, mulai dari data sensitif hingga perintah atau prompt yang digunakan. 

BACA JUGA

China Resmi Larang Pacaran dengan AI, Pengguna Chatbot Mengaku Patah Hati

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

“Perusahaan mana pun yang tidak memiliki kendali ini, menurut saya, tidak akan bertahan. Karena pada dasarnya, Anda telah mengalihdayakan pemikiran Anda,” ujar Nadella. 

Sebagai solusi, Nadella menyarankan perusahaan membangun AI gateway, yaitu lapisan infrastruktur yang memisahkan data internal dari model AI. Dengan cara tersebut, metadata dan informasi penggunaan AI tetap tersimpan di dalam sistem perusahaan sehingga tidak seluruhnya berpindah ke penyedia layanan AI. 

Ia juga meminta perusahaan tidak bergantung pada alat pengodean bawaan dari satu laboratorium AI, seperti Claude Code milik Anthropic maupun ChatGPT Codex dari OpenAI. Menurut Nadella, pendekatan multi-model memungkinkan perusahaan memilih AI terbaik untuk setiap kebutuhan sekaligus lebih mudah berpindah layanan jika diperlukan. 

“Dengan memisahkan perlengkapan, konteks, dan memori dari model, Anda dapat menggunakan beberapa model sekaligus untuk hal-hal yang menjadi keunggulan masing-masing,” kata Nadella. Ia menambahkan strategi tersebut membuat perusahaan tetap memegang kendali atas masa depan bisnisnya. 

Nadella juga menyoroti risiko ketika perusahaan menyerahkan terlalu banyak pengetahuan bisnis kepada penyedia AI. Menurutnya, bukan tidak mungkin penyedia model AI di masa depan mengembangkan layanan yang bersaing dengan bisnis para pelanggannya menggunakan wawasan yang diperoleh dari interaksi tersebut. 

Meski Microsoft merupakan investor besar di OpenAI dan Anthropic, Nadella menilai perusahaan tetap harus mengutamakan kepemilikan atas data dan fleksibilitas dalam memilih teknologi AI. Ia menegaskan bahwa penggunaan beberapa model AI serta pengelolaan data secara mandiri menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan informasi dan keberlangsungan bisnis di era kecerdasan buatan. 

Tags: AIAnthropicChatGPTkecerdasan buatanMetapos.idMicrosoftopenaiSatya NadellaTeknologi
Previous Post

Mitchell Lee Baker Bahagia Cetak Hattrick pada Debut Bersama Timnas Indonesia

Next Post

Timnas Indonesia Berpeluang Panen Gol Lagi, Timor Leste Jadi Lawan Berikutnya di Piala AFF 2026

Related Posts

China Resmi Larang Pacaran dengan AI, Pengguna Chatbot Mengaku Patah Hati
Tek & Oto

China Resmi Larang Pacaran dengan AI, Pengguna Chatbot Mengaku Patah Hati

27 July 2026
Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar
Tek & Oto

Ambisi AI Makin Besar, OpenAI Naikkan Belanja Pusat Data Jadi USD750 Miliar

23 July 2026
Pengusutan Korupsi Bea Cukai Berlanjut, KPK Terbitkan Dua Sprindik Baru
Tek & Oto

Beli iPhone Kini Bisa Langganan, Apple Segera Luncurkan Apple Upgrade

22 July 2026
Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak
Tek & Oto

Dunia Dilanda Krisis, Jumlah Orang Kaya Korea Selatan Malah Melonjak

22 July 2026
Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km
Tek & Oto

Spesifikasi BYD Fang Cheng Bao Formula S, EV Sport Berjarak Tempuh 900 Km

20 July 2026
Harry Kane Ingin Inggris Lebih Klinis Demi Singkirkan Argentina di Semifinal
Tek & Oto

OpenAI Garap Smart Speaker AI dengan ChatGPT, Rilis Tahun 2027

16 July 2026
Next Post
Timnas Indonesia Berpeluang Panen Gol Lagi, Timor Leste Jadi Lawan Berikutnya di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Berpeluang Panen Gol Lagi, Timor Leste Jadi Lawan Berikutnya di Piala AFF 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini