Thursday, September 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi Raih Sertifikasi Sustainable Forest Management IFCC

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
11 October 2023
in Ekbis
PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi Raih Sertifikasi Sustainable Forest Management IFCC

Jakarta,Metapos.id – Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dua anak usaha Korindo Group yakni PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi yang terletak di Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Merauke meraih Sertifikasi Sustainable Forest Management (SFM) IFCC.


Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan pada Senin (9/10) dengan dihadiri oleh Direktur Utama PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi, Mr. Kim Young Cheol, General Manager Divisi Plantation, Mr. Kim Nam Hong, Ibu Ragita sebagai perwakilan dari Direktur Executive IFCC dan Direktur PT Mutuagung Lestari, Sumarna.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen


Sertifikat SFM IFCC merupakan sertifikat yang berstandar pada berbagai kerangka internasional untuk pengelolaan hutan lestari termasuk ITTO dan PEFC Council yang memadukan konsep perbaikan berkelanjutan (perencanaan, pelaksanaan, pemeriksaan dan tindakan). Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC) adalah suatu organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan pengelolaan hutan lestari di Indonesia melalui penerapan sertifikasi kehutanan yang memenuhi tolok

ukur pengelolaan hutan lestari PEFC. Standar pengelolaan hutan lestari IFCC disahkan oleh PEFC.

Dalam perjalanannya untuk mendapatkan sertifikasi ini, PT Tunas Timber Lestari dan Inocin Abadi telah melewati serangkaian proses panjang mulai dari proses seleksi administratif, berbagai macam audit hingga pada penerbitan sertifikasi.


Direktur PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi, Mr. Kim Young Cheol dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian perusahaan. “Perjalanan menuju hutan lestari ini masih panjang. Namun demikian sertifikasi ini merupakan salah satu satu step untuk menuju hutan lestari,” ucapnya.


Sementara itu Ragita sebagai perwakilan dari Direktur Executive IFCC menyatakan apresiasinya terhadap komitmen PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi dalam mewujudkan pengelolaan hutan lestari melalui proses sertifikasi IFCC.


“Sertifikasi PT Tunas Timber Lestari dan PT Inocin Abadi diharapkan dapat mendorong dan menjadi contoh pengelola hutan lainnya melalui pencapaiannya menjalani sertifikasi IFCC serta turut membantu sosialisasi hutan kita agar sustainable dan memberi manfaat bagi Indonesia,” pungkasnya. Demikian juga terhadap peluang diterimanya produk Korindo yang bersertifikat ini dapat meningkatkan nilai tambah produk dan keterbukaan diterimanya di pasar international.


Proses sertifikasi ini adalah langkah penting dalam upaya kami untuk menjaga dan meningkatkan keberlanjutan dalam pengelolaan hutan. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, kami yakin bahwa praktik pengelolaan hutan berkelanjutan yang kami terapkan akan terus berkembang, memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat dan perusahaan. (PR)

Tags: Metapos.idPT tunas Timber lestari
Previous Post

IKN Akan Jadi Pusat Inovasi melalui Pemanfaatan Insentif Pajak

Next Post

Menperin Agus Gumiwang Yakin RI Bisa Mencapai NZE Sektor Industri di 2050

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Menperin Agus Gumiwang: Ada Peluang Beri Insentif Mobil Listrik yang Harganya di Bawah Rp800 Juta

Menperin Agus Gumiwang Yakin RI Bisa Mencapai NZE Sektor Industri di 2050

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini