Thursday, June 18, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Presiden Jokowi Sebut Kawasan Industri Batang Bisa Serap 250.000 Tenaga Kerja

Rizki Meirino by Rizki Meirino
27 July 2024
in Ekbis
Jokowi Restui Hutama Karya Dapat PMN Rp23,85 Triliun

Jakarta , Metapos.id – Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan operasional Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah pada hari ini, Jumat, 26 Juli.

Jokowi menyebut KIT Batang sejatinya memiliki total perencanaan lahan seluas 4.300 hektare (ha) yang nanti akan menampung industri dan pabrik-pabrik. Nantinya kawasan industri ini akan menyerap hingga 250.000 tenaga kerja.

BACA JUGA

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

“Total perencanaan ada 4300 ha yang nantinya akan menampung industri, menampung pabrik-pabrik yang akan membuka lapangan kerja kurang lebih sebanyak 250.000 pekerja yang bisa bekerja di KIT Batang,” ujar Jokowi saat peresmian KIT Batang, Jumat, 26 Juli.

Jokowi mengatakan salah satu tujuan pendirian kawasan industri ini ini adalah menmbuka sebesar-besarya lapangan kerja bagi masyarakat.

Sejauh ini, KIT Batang yang memiliki nilai investasi sebesar Rp14 triliun ini telah ditempati oleh 18 pabrik dan telah menyerap setidaknya 19.000 tenaga kerja.

Hal serupa juga disampaikan Menteri Investasi atau Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Bahlil menyebut dalam waktu 10 tahun ke depan, KIT Batang ini bisa menyerap tenaga kerja hingga 250.000.

Apalagi dalam waktu dekat akan ada perusahaan LG Group asal Korea Selatan yang akan mendirikan pabrik katoda yang merupakan eksostem baterai kendaraan listrik.

“Akan dilakukan pembangunan katoda dari ekosistem baterai mobil dari LG Grup yang akan dibangun bulan September karena sudah selesai FS (feasibility study) di Agustus,” kata dia.

Tags: Industri barangMetapos.idPresiden JokowiTenaga kerja
Previous Post

Furnitur hingga Air Sudah Tersedia, Kantor Presiden di IKN Siap Ditempati

Next Post

KIT Batang Sudah Ditempati 18 Perusahaan, Serap 19.000 Tenaga Kerja

Related Posts

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional
Ekbis

Halal Indo 2026 Siap Digelar, Pemerintah Percepat Industri Halal Nasional

18 June 2026
Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik
Ekbis

Harga BBM Naik, AISMOLI Dorong Percepatan Transisi Kendaraan Listrik

18 June 2026
Alasan Elon Musk Pilih Korea Selatan Ketimbang Taiwan untuk Bisnis AI
Ekbis

Waralaba Carl’s Jr. Bangkrut, Puluhan Restoran Terancam Tutup

18 June 2026
Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar
Ekbis

Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli, Sektor Industri China Tetap Bersinar

17 June 2026
Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur
Ekbis

Tugu Insurance Rayakan Panen Raya Hutan Adopsi Bersama Masyarakat Cianjur

17 June 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pemerintah Susun Stimulus dan Bantuan Sosial

16 June 2026
Next Post
KIT Batang Sudah Ditempati 18 Perusahaan, Serap 19.000 Tenaga Kerja

KIT Batang Sudah Ditempati 18 Perusahaan, Serap 19.000 Tenaga Kerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini