Metapos.id, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menggelar sejumlah rapat terbatas bersama para menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (8/3).
Pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam hari tersebut membahas berbagai isu strategis, baik yang berkaitan dengan agenda nasional maupun perkembangan situasi global.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden mengadakan lima rapat berbeda dalam satu hari dengan para menteri terkait. Pembahasan mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, dinamika geopolitik dunia, hingga persiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran.
Dalam pertemuan itu, Presiden juga meminta pembaruan laporan mengenai sejumlah program prioritas pemerintah. Salah satunya berkaitan dengan rencana pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), termasuk pengembangan pendidikan kedokteran di Tanah Air.
Pemerintah turut membahas langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi negeri agar mampu bersaing di tingkat internasional. Selain itu, peluang kerja sama dengan sejumlah universitas ternama dunia juga menjadi bagian dari agenda diskusi.
Di luar sektor pendidikan, Presiden menyoroti perkembangan situasi geopolitik global, khususnya dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Pemerintah menilai perkembangan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas global maupun kawasan sehingga perlu terus dipantau secara cermat.
Rangkaian rapat tersebut juga menyinggung kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga ditekankan untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.














