Wednesday, April 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
Home Ekbis

Politikus Jadi Komisaris BUMN, Arya Sinulingga: Enggak Ada Larangan

Afizahri by Afizahri
13 June 2024
in Ekbis
Soal Pengganti Abdee Slank di Telkom, Stafsus BUMN Arya Sinulingga: Tunggu RUPS

Jakarta , Metapos.id – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, tidak ada larangan bagi politisi menjadi komisaris di perusahaan pelat merah.

Asalkan bukan anggota DPR aktif dan tidak memiliki jabatan di partai politik, semua itu tidak masalah.

BACA JUGA

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

Pernyataan Arya ini menjawab soal sejumlah politikus Partai Gerindra dan pendukung presiden terpilih, Prabowo Subianto yang menjadi komisaris di perusahaan BUMN.

“Yang pasti namanya BUMN itu kan mendukung perusahaan milik pemerintah. Maka wajar kalau misalnya kita cari dari berbagai latar belakang, dan latar belakang politik tidak menjadi larangan, enggak ada larangan,” katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 12 Juni.

Menurut Arya, sosok yang memiliki latar belakang politik memang dibutuhkan. Pasalnya, keputusan vital di BUMN kerap membutuhkan pendekatan-pendekatan politik karena harus melalui persetujuan DPR RI.

“Kebijakan dan keputusan-keputusan besar di BUMN itu harus disetujui DPR loh. Mau merger, DPR, mau holding, DPR, mau IPO, DPR, mau dibubarkan, DPR. Mau dapat PMN, penugasan, DPR. Jadi banyak kebijakan di BUMN itu berhubungan sama politik, berbeda dengan swasta. Memang di swasta, merger butuh ke DPR? Persetujuan? Gak ada,” jelasnya.

Arya mengatakan, pengangkatan politikus untuk duduk di kursi komisaris perusahaan pelat merah bukan kali pertama dilakukan saat ini.

Dia bilang, di masa pemerintahan Presiden ke-3 Bachruddin Jusuf atau B.J Habibie hingga era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melakukan hal yang sama.

“Dari dulu BUMN ada, sampai hari ini BUMN ada, pasti ada politiknya. Memang zamannya Pak SBY gak ada orang politik? Memang zaman Gus Dur gak ada orang politik? Memang zamannya Pak B.J. Habibie gak ada? Zamannya Bu Megawati gak ada? Semua, zaman Pak Jokowi pun sebelumnya ada,” ucapnya.

Meski latar belakang politik tidak dilarang, Arya mengatakan bukan berarti pihaknya memilih sosok yang tidak kompeten.

Dia memastikan sosok yang menduduki kursi komisaris sudah melalui seleksi.

“Kita mengangkat komisaris itu yang kompeten, dan prosesnya sudah ada. Pasti ada prosesnya, fit and proper test, semua ada prosesnya, dicarikan sesuai dengan kebutuhannya. Latar belakangnya, berbagai latar belakang kita ambil, itu yang kita ambil. Jadi semuanya pasti oke lah,” katanya.

Misalnya, sambung Arya, Grace Natalie yang duduk di kursi komisaris MIND ID. Arya bilang Grace memiliki latar belakang kuat di bidang media.

Sekadar informasi, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 tersebut memiliki latar belakang sebagai jurnalis dan kerap menjadi pembawa berita atau news anchor di stasiun televisi nasional seperti SCTV, ANTV hingga TvOne.

“Kasus-kasus Timah kan masih panjang ini. Ini butuh orang yang bisa nantinya men-support dalam pengawasan dan sebagainya urusan media. Dan saya rasa Ibu Grace Natalie kan enggak perlu diragukan soal itu,” jelasnya.

Tags: Arya SinulinggaKomisaris BUMNMetapos.id
Previous Post

Menko Airlangga Bertemu Dmitry Medvedev Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral

Next Post

BTN PPacu Penerapan AI

Related Posts

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik
Ekbis

Denda Rp755 Miliar KPPU ke Pindar Picu Polemik

14 April 2026
Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara
Ekbis

Feel Good Network Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Jaringan Regional Asia Tenggara

13 April 2026
Setahun Berjalan, MBG Dinilai Tingkatkan Gizi dan Semangat Belajar Siswa
Ekbis

MBG Bukan Sekadar Bantuan, KADIN Nilai Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

11 April 2026
Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi
Ekbis

Konten Jadi Kunci Penjualan, Tokopedia dan TikTok Shop Catat Lonjakan Transaksi

10 April 2026
43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial
Ekbis

Prudential Luncurkan Prestige, Fokus pada Layanan Eksklusif dan Terintegrasi

9 April 2026
43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial
Ekbis

43 Persen Warga RI Punya Side Hustle, Prudential Soroti Kesehatan Finansial

9 April 2026
Next Post
BTN PPacu Penerapan AI

BTN PPacu Penerapan AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini