Thursday, April 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Politikus Jadi Komisaris BUMN, Arya Sinulingga: Enggak Ada Larangan

Afizahri by Afizahri
13 June 2024
in Ekbis
Soal Pengganti Abdee Slank di Telkom, Stafsus BUMN Arya Sinulingga: Tunggu RUPS

Jakarta , Metapos.id – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga mengatakan, tidak ada larangan bagi politisi menjadi komisaris di perusahaan pelat merah.

Asalkan bukan anggota DPR aktif dan tidak memiliki jabatan di partai politik, semua itu tidak masalah.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

Pernyataan Arya ini menjawab soal sejumlah politikus Partai Gerindra dan pendukung presiden terpilih, Prabowo Subianto yang menjadi komisaris di perusahaan BUMN.

“Yang pasti namanya BUMN itu kan mendukung perusahaan milik pemerintah. Maka wajar kalau misalnya kita cari dari berbagai latar belakang, dan latar belakang politik tidak menjadi larangan, enggak ada larangan,” katanya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 12 Juni.

Menurut Arya, sosok yang memiliki latar belakang politik memang dibutuhkan. Pasalnya, keputusan vital di BUMN kerap membutuhkan pendekatan-pendekatan politik karena harus melalui persetujuan DPR RI.

“Kebijakan dan keputusan-keputusan besar di BUMN itu harus disetujui DPR loh. Mau merger, DPR, mau holding, DPR, mau IPO, DPR, mau dibubarkan, DPR. Mau dapat PMN, penugasan, DPR. Jadi banyak kebijakan di BUMN itu berhubungan sama politik, berbeda dengan swasta. Memang di swasta, merger butuh ke DPR? Persetujuan? Gak ada,” jelasnya.

Arya mengatakan, pengangkatan politikus untuk duduk di kursi komisaris perusahaan pelat merah bukan kali pertama dilakukan saat ini.

Dia bilang, di masa pemerintahan Presiden ke-3 Bachruddin Jusuf atau B.J Habibie hingga era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga melakukan hal yang sama.

“Dari dulu BUMN ada, sampai hari ini BUMN ada, pasti ada politiknya. Memang zamannya Pak SBY gak ada orang politik? Memang zaman Gus Dur gak ada orang politik? Memang zamannya Pak B.J. Habibie gak ada? Zamannya Bu Megawati gak ada? Semua, zaman Pak Jokowi pun sebelumnya ada,” ucapnya.

Meski latar belakang politik tidak dilarang, Arya mengatakan bukan berarti pihaknya memilih sosok yang tidak kompeten.

Dia memastikan sosok yang menduduki kursi komisaris sudah melalui seleksi.

“Kita mengangkat komisaris itu yang kompeten, dan prosesnya sudah ada. Pasti ada prosesnya, fit and proper test, semua ada prosesnya, dicarikan sesuai dengan kebutuhannya. Latar belakangnya, berbagai latar belakang kita ambil, itu yang kita ambil. Jadi semuanya pasti oke lah,” katanya.

Misalnya, sambung Arya, Grace Natalie yang duduk di kursi komisaris MIND ID. Arya bilang Grace memiliki latar belakang kuat di bidang media.

Sekadar informasi, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024 tersebut memiliki latar belakang sebagai jurnalis dan kerap menjadi pembawa berita atau news anchor di stasiun televisi nasional seperti SCTV, ANTV hingga TvOne.

“Kasus-kasus Timah kan masih panjang ini. Ini butuh orang yang bisa nantinya men-support dalam pengawasan dan sebagainya urusan media. Dan saya rasa Ibu Grace Natalie kan enggak perlu diragukan soal itu,” jelasnya.

Tags: Arya SinulinggaKomisaris BUMNMetapos.id
Previous Post

Menko Airlangga Bertemu Dmitry Medvedev Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral

Next Post

BTN PPacu Penerapan AI

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
BTN PPacu Penerapan AI

BTN PPacu Penerapan AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini