• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Friday, April 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Ekbis

Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Diyakini Bisa Tembus Dua Digit

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
22 July 2022
in Ekbis
Festival Ekonomi Keuangan Digital 2022 di Bali, BI Klaim Terbesar di Dunia Setelah Pandemi
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa fungsi intermediasi perbankan pada sepanjang 2022 diperkirakan bakal semakin membaik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan intermediasi yang moncer terutama pada kredit produktif, yaitu kredit modal kerja dan kredit investasi, serta pada sebagian besar sektor ekonomi.

“Dengan memperhatikan perkembangan dan upaya yang dilakukan, pertumbuhan kredit pada 2022 diperkirakan lebih tinggi dibandingkan prakiraan sebelumnya, menjadi dalam kisaran 9,0 persen sampai dengan 11,0 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan kecukupan likuiditas perbankan yang tetap terjaga,” tuturnya dikutip Jumat, 22 Juli.

Perry menjelaskan, dari sisi penawaran standar penyaluran kredit perbankan tetap longgar, terutama di sektor Industri, perdagangan dan pertanian seiring dengan membaiknya persepsi risiko kredit.

Kemudian dari sisi permintaan, pemulihan kinerja korporasi terus berlanjut, tercermin dari perbaikan penjualan terutama di sektor perdagangan dan industri.

“Perbaikan kinerja tersebut meningkatkan kemampuan membayar dan belanja modal korporasi, serta meningkatkan permintaan pendanaan dari korporasi,” tuturnya.

Sementara itu, untuk pertumbuhan kredit UMKM juga meningkat sebesar 17,37 persen (yoy) pada Juni 2022.

Perry menerangkan pula bahwa rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio / CAR) perbankan Mei 2022 tetap tinggi sebesar 24,67 persen, dan rasio kredit bermasalah (non performing loan/ NPL) tetap terjaga, yakni 3,04 persen (bruto) dan 0,85 persen (neto).

Pada Juni 2022, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh sebesar 9,13 persen (yoy), sementara intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan dengan pertumbuhan kredit sebesar 10,66 persen (yoy).

“Dalam upaya mengakselerasi pemulihan intermediasi guna memperkuat momentum pemulihan ekonomi, Bank Indonesia terus mendorong perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor prioritas dan inklusif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, otoritas lainnya dan dunia usaha,” tutup Perry.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
download samsung firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: Bank IndonesiaGubernur BIMetapos.idPertumbuhan kredit
Rahmat Herlambang

Rahmat Herlambang

Related Posts

Harga Batu Bara Naik, Didorong Lonjakan Harga Energi Global

Harga Batu Bara Naik, Didorong Lonjakan Harga Energi Global

by Aulia Fitrie
3 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Harga batu bara naik setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Oleh karena itu, harga...

Desakan Trump ke NATO, Kritik Sekutu dan Dorong Pengamanan Selat Hormuz

Desakan Trump ke NATO, Kritik Sekutu dan Dorong Pengamanan Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
3 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Desakan Trump ke NATO kembali mencuat di tengah konflik yang memanas di Timur Tengah. Oleh karena itu,...

Bank Mandiri Salurkan Bantuan Gempa ke Sulawesi Utara dan Maluku Utara

by Rahmat Herlambang
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Bank Mandiri bantuan gempa disalurkan kepada masyarakat terdampak di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Oleh karena itu,...

AS vs Iran Makin Panas, Trump Ancam “Zaman Batu”, Iran Tak Gentar

AS vs Iran Makin Panas, Trump Ancam “Zaman Batu”, Iran Tak Gentar

by Taufik Hidayat
2 April 2026
0

Metapos.id, Jakarta — Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat pada awal April 2026. Presiden Donald Trump memperingatkan akan...

Next Post
Dirut PLN Klaim Kendaraan Listrik Bikin Kantong Lebih Hemat

Dirut PLN Klaim Kendaraan Listrik Bikin Kantong Lebih Hemat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended.

Pasha Ungu Melayat ke Rumah Duka Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob: Nyawa Tak Bisa Diganti, Harus Ada Pertanggungjawaban

Pasha Ungu Melayat ke Rumah Duka Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob: Nyawa Tak Bisa Diganti, Harus Ada Pertanggungjawaban

29 August 2025
Pemerintah Hemat Devisa Rp122 Triliun dari Implementasi Biodiesel

Pemerintah Hemat Devisa Rp122 Triliun dari Implementasi Biodiesel

31 January 2023

Trending.

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

Bintang Porno Lana Rhoades Minta 400 Video Dihapus Demi Lindungi Anak

13 November 2025
Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

Seorang Ibu Histeris : Saldo Nasabah BRI Hilang Ratusan Juta di Unit Laubaleng, Korban Curiga Ada Dugaan Orang Dalam

12 November 2025
Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

Dua Kali Janji Tunjukkan Ijazah di Pengadilan, Jokowi Malah Tak Hadiri Sidang CLS di PN Solo

25 October 2025
Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

Ikut NU Saat Puasa, Ikut Muhammadiyah Saat Lebaran—Boleh atau Tidak?

20 March 2026
Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

Penukaran Uang Baru Ramadan Sudah Bisa Dilakukan Mulai 20 Maret

16 March 2023
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini