Metapos.id, Jakarta – Persidangan kasus yang menjerat penyanyi D4vd kembali mengungkap fakta baru. Jaksa membeberkan bukti pesan singkat yang menunjukkan korban, Celeste Rivas Hernandez (14), diduga pernah hamil dan menjalani aborsi sebelum ditemukan tewas.
Bukti tersebut diungkap dalam sidang pendahuluan yang digelar di Los Angeles pada Jumat, 24 Juli 2026. Pesan itu berasal dari data iCloud yang dipulihkan dari ponsel milik D4vd, yang bernama asli David Anthony Burke.
Jaksa menyebut percakapan keduanya telah berlangsung sejak 2022. Dalam salah satu pesan pada awal 2024, korban mengaku kehamilan tersebut merupakan anak D4vd. Beberapa bulan kemudian, terdakwa juga diduga mengirim pesan yang menyinggung soal aborsi.
Menurut jaksa, temuan tersebut memperkuat dugaan adanya hubungan terlarang antara terdakwa dan korban yang masih di bawah umur. Jaksa juga menduga korban sempat mengancam akan mengungkap hubungan tersebut, yang kemudian menjadi salah satu dugaan motif pembunuhan.
Selain pesan singkat, penyidik menghadirkan bukti lain berupa foto-foto yang ditemukan di ponsel terdakwa serta hasil uji DNA. Sampel darah yang ditemukan di rumah dan garasi milik D4vd disebut cocok dengan DNA korban.
Sementara itu, ahli forensik menyatakan waktu pasti kematian korban sulit dipastikan karena kondisi jasad sudah mengalami pembusukan saat ditemukan. Temuan tersebut kemudian dimanfaatkan tim kuasa hukum untuk mempertanyakan penyebab kematian korban.
D4vd saat ini menghadapi tujuh dakwaan, termasuk pembunuhan, kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, dan mutilasi jasad. Penyanyi berusia 21 tahun itu telah membantah seluruh dakwaan dan menyatakan tidak bersalah.
Persidangan pendahuluan dijadwalkan kembali berlanjut untuk menentukan apakah perkara tersebut memiliki cukup bukti untuk dibawa ke proses persidangan penuh.






