Metapos.id, Jakarta – Persaingan MotoGP 2026 semakin sulit diprediksi setelah tujuh pembalap berbeda berhasil meraih kemenangan dalam 12 putaran yang telah berlangsung.
Jumlah tersebut menyamai total pemenang berbeda sepanjang musim 2025, sementara masih ada 10 Grand Prix yang akan digelar pada paruh kedua musim.
Musim ini dibuka dengan dominasi Marco Bezzecchi yang memenangi tiga seri pertama bersama Aprilia Racing sebelum kemenangan berikutnya diraih Alex Marquez di Jerez.
Jorge Martin kemudian menjadi pemenang di Le Mans, disusul Fabio Di Giannantonio di GP Catalunya dan Marc Marquez di Balaton Park.
Marc Marquez kemudian menambah dua kemenangan lainnya pada paruh pertama musim, sedangkan Ai Ogura mencatat kemenangan perdana MotoGP di Assen.
Raul Fernandez melengkapi daftar tujuh pemenang setelah menjadi yang tercepat pada GP Inggris di Silverstone.
Kemenangan Fernandez juga memperpanjang catatan unik Silverstone karena 12 balapan terakhir di sirkuit tersebut selalu menghasilkan pemenang berbeda.
Persaingan perebutan gelar juga berlangsung ketat dengan Jorge Martin berada di posisi teratas klasemen setelah 12 Grand Prix.
Lima pembalap teratas hanya berjarak 45 poin, dengan Martin mengoleksi 240 poin, Marco Bezzecchi 209 poin, Ai Ogura 203 poin, Marc Marquez 200 poin, dan Fabio Di Giannantonio 199 poin.
Dengan 10 seri tersisa, peluang munculnya pemenang baru masih terbuka, termasuk bagi Pedro Acosta dan Francesco Bagnaia yang belum meraih kemenangan pada musim ini.
Fermin Aldeguer juga menjadi salah satu pembalap yang patut diperhatikan dalam persaingan untuk menambah daftar pemenang.
Jika tren tersebut berlanjut, MotoGP 2026 berpeluang melewati rekor sembilan pemenang berbeda dalam satu musim yang tercipta pada 2016.






