Metapos.id, Jakarta – Penggawa Barcelona Lamine Yamal memasang target tinggi di Liga Champions dengan berharap dapat membawa trofi kompetisi tersebut kembali ke Camp Nou musim ini.
Yamal menilai perjalanan menuju gelar Liga Champions tidak hanya ditentukan oleh performa di lapangan, tetapi juga membutuhkan pengalaman dan keberuntungan.
“Semuanya bergantung pada takdir. Liga Champions tidak ditentukan dalam satu pertandingan,” ujar Yamal, dilansir ON Sport pada Senin (28/9/2026).
“Anda membutuhkan keberuntungan di samping pengalaman, dan hal-hal ini terakumulasi dari tahun ke tahun,” lanjutnya.
Barcelona terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 2015 setelah mengalahkan Juventus di partai final.
Yamal menegaskan skuad Barcelona memiliki motivasi besar untuk mengakhiri penantian tersebut dan kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar.
“Kami bermain untuk memenangkan trofi, dan kami menanggapinya dengan serius. Kami ingin menang dan membawa trofi itu kembali ke Barcelona,” tegasnya.
Ambisi tersebut didukung performa Barcelona pada awal musim yang mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di La Liga serta meraih kemenangan pada laga pembuka Liga Champions.
Yamal juga melihat perkembangan permainan Barcelona semakin menjanjikan seiring meningkatnya performa tim.
“Kami sedang dalam performa yang sangat bagus dan bersemangat untuk terus memainkan sepak bola yang menghibur dan menarik,” tuturnya.
Pemain Timnas Spanyol itu turut memuji Anthony Gordon dan Karim Adeyemi yang dinilainya mampu beradaptasi dengan cepat bersama skuad Barcelona.
Menurut Yamal, kekompakan di ruang ganti menjadi salah satu kekuatan tim karena seluruh pemain memiliki mentalitas yang sama untuk meraih kemenangan.
“Kami semua bermain dengan mentalitas juara yang sama, dan kami akan selalu melakukan apa yang kami yakini terbaik untuk tim. Kami adalah keluarga besar, dan kami selalu ingin menang,” tandas Yamal.







