Metapos.id, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 telah menembus angka 1.322.397 tiket hingga Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Capaian ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan mudik sejak jauh hari.
Masa operasional angkutan Lebaran tahun ini ditetapkan berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Dalam menghadapi lonjakan mobilitas, KAI menyiapkan sistem layanan transportasi yang terintegrasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat.
Proses pemesanan tiket masih dapat dilakukan hingga 31 Maret 2026, sesuai dengan ketentuan pembelian H-45. Sejumlah relasi perjalanan masih menyediakan kursi, sehingga masyarakat tetap memiliki peluang memperoleh tiket keberangkatan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tren penjualan terus bergerak naik seiring semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri. KAI, kata dia, secara konsisten melakukan pemantauan untuk menjaga keseimbangan antara kapasitas angkut dan kenyamanan layanan penumpang.
Ia mengimbau calon penumpang yang belum memperoleh tiket pada rute utama agar mempertimbangkan opsi tanggal keberangkatan lain, baik sebelum maupun sesudah jadwal yang direncanakan. Selain itu, pola perjalanan connecting train juga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mencapai kota tujuan.
Berdasarkan catatan pemesanan, tanggal 24 Maret 2026 menjadi hari dengan jumlah penjualan tertinggi, yakni 99.234 tiket, disusul 23 Maret 2026 dengan 94.739 tiket. Adapun tanggal 19 Maret dan 18 Maret 2026 masing-masing mencatat penjualan sebesar 92.776 dan 88.994 tiket.
Dari sisi tujuan perjalanan, Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak, mencapai 141.753 orang, sementara Stasiun Gambir berada di peringkat kedua dengan 71.657 penumpang.
Pemerintah turut memberikan stimulus berupa potongan tarif 30 persen untuk perjalanan kereta api pada periode 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengatur arus pergerakan nasional selama musim mudik.
KAI menegaskan komitmennya dalam menjaga kesiapan sarana, prasarana, serta kelancaran operasional guna mendukung kebijakan tersebut. Masyarakat juga diingatkan agar hanya melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, dan mitra penjualan resmi, demi keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi.












