Saturday, October 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Chatib Basri: Sikap Pesimis Tingkatkan Risiko Terjadinya Resesi

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
24 October 2022
in Ekbis
Chatib Basri: Sikap Pesimis Tingkatkan Risiko Terjadinya Resesi

JAKARTA,Metapos id – Mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri mengungkapkan, sikap pesimisme dapat meningkatkan risiko terjadinya resesi. Menurutnya, apabila konsumen beranggapan resei akan terjadi resesi jika mengurangi belanjanya, resesi justru semakin berisiko terjadi.

Hal tersebut disampaikan oleh Chatib Basri melalui unggahan di akun Instagramnya, yang dikutip Senin 24 Oktober. Dia menuliskan mengapa pesimisme bisa membuat resesi benar-benar terjadi: animal spirits, paradox of thrift.

BACA JUGA

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

Chatib Basri menyampaikan penjelasan karya seminar ekonom John Maynard Keynes yang berjudul The General Theory of Employment, Interest, and Money. Di sana, Keynes yang merupakan ekonom terbesar abad 21 memperkenalkan konsep animal spirits.

Menurutnya, keputusan ekonomi ditentukan oleh faktor rasional dan psikologis, salah satunya mengenai ekspektasi. Chatib menjelaskan bahwa dalam konteks saat ini, jika orang memiliki ekspektasi bahwa resesi akan terjadi, maka dia akan memutuskan untuk tidak melakukan investasi.

“Akibatnya, permintaan agregat mengalami penurunan. Ketika permintaan permintaan mengalami penurunan, maka orang tidak akan tertarik untuk melakukan investasi, sehingga yang terjadi adalah pertumbuhan ekonomi semakin melambat, terjadilah backwash effect, yang akhirnya bisa membawa akibat kepada resesi,” ujar Chatib dalam akun Instagram @chatibbasri.

Menurutnya, perilaku yang sama pun terjadi di sisi konsumen. Ketika konsumen beranggapan bahwa resesi akan terjadi, maka orang-orang akan meningkatkan tabungannya dan belanja atau konsumsi berpotensi menurun.

Lebih lanjut kata Chatib Basri, jika belanja menurun maka permintaan agregat pun akan mengalami penurunan. Dalam kondisi itu, terjadilah perlambatan ekonomi, yang jika terus terjadi dapat menyebabkan resesi.

“Inilah yang disebut sebagai paradox of thrift,” katanya.

Chatib menyampaikan anjuran Keynes, bahwa dalam kondisi itu pemerintah perlu meningkatkan belanjanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikan bantuan sosial untuk kelompok rentan.

Tags: Chatib BasriMetapos.idResesi
Previous Post

Perkuat Ekosistem Akademika, Alumni FEB Universitas Sumatera Utara Datangkan Profesor Harvard

Next Post

Kinerja Solid Di Tengah Turbulensi Ekonomi, Laba BNI Tumbuh Sehat 76,8%

Related Posts

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun
Ekbis

PRUCare 360 Syariah, Perlindungan Jiwa hingga Usia 80 Tahun

15 October 2026
Suroso Isnandar resmi menjadi Direktur Utama PLN menggantikan Darmawan Prasodjo setelah RUPS 14 Oktober 2026, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di PLN.
Ekbis

Dirut PLN Berganti, Suroso Isnandar Ambil Alih Jabatan

15 October 2026
Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Next Post
Kinerja Solid Di Tengah Turbulensi Ekonomi, Laba BNI Tumbuh Sehat 76,8%

Kinerja Solid Di Tengah Turbulensi Ekonomi, Laba BNI Tumbuh Sehat 76,8%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini