Friday, October 30, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

PEFINDO Nilai Prospek Ekonomi dan Obligasi Korporasi 2026 Tetap Tangguh Meski Tekanan Global Berlanjut

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
16 December 2025
in Ekbis
PEFINDO Gelar Media Forum, Kupas Tantangan dan Arah Industri Pemeringkatan

Metapos.id, Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memaparkan outlook ekonomi makro serta proyeksi penerbitan surat utang korporasi tahun 2026 dalam agenda PEFINDO Media Forum II – 2025 yang dihadiri media umum dan nasional di Jakarta.

 

BACA JUGA

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

Kepala Divisi Riset Ekonomi sekaligus Chief Economist PEFINDO, Suhindarto, menjelaskan bahwa perekonomian global pada 2026 diperkirakan masih berada dalam fase perlambatan yang bersifat moderat. Berbagai faktor risiko, mulai dari ketegangan geopolitik, fragmentasi ekonomi global, hingga ketidakpastian arah kebijakan moneter, masih membayangi prospek pertumbuhan ekonomi dunia.

 

Namun demikian, PEFINDO melihat adanya peluang yang tetap terbuka, terutama dari potensi berlanjutnya tren penurunan suku bunga oleh bank sentral utama dunia. Kebijakan moneter yang lebih longgar dinilai dapat memberikan dorongan positif bagi pasar keuangan global, termasuk memperkuat arus modal menuju negara berkembang.

 

“Di tengah tantangan global tersebut, negara berkembang masih menawarkan daya tarik yang relatif lebih baik dibandingkan negara maju, baik dari sisi valuasi maupun tingkat imbal hasil,” ujar Suhindarto.

 

Untuk kondisi domestik, PEFINDO memproyeksikan perekonomian Indonesia pada 2026 tetap berada pada jalur yang solid dan melanjutkan tren pemulihan yang terlihat sejak akhir 2025. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tetap stabil, ditopang oleh konsumsi domestik yang terjaga, inflasi yang terkendali, serta kebijakan fiskal dan moneter yang dijalankan secara hati-hati.

 

Sejalan dengan outlook ekonomi tersebut, aktivitas penerbitan surat utang korporasi pada 2026 diprediksi tetap meningkat. Lingkungan suku bunga yang lebih kondusif, ditambah kebutuhan pendanaan untuk ekspansi usaha maupun refinancing, diperkirakan akan mendorong emiten memanfaatkan pasar obligasi.

 

PEFINDO menegaskan akan terus menjalankan perannya dengan menyediakan pemeringkatan yang independen, objektif, dan kredibel sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi pasar serta mendukung pengambilan keputusan investor.

 

Melalui penyelenggaraan PEFINDO Media Forum, PEFINDO berharap dapat memperkuat sinergi dengan media dalam menyampaikan informasi ekonomi dan pasar keuangan yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

 

Tags: Metapos.idObligasi Korporasi 2026Prospek EkonomiTekanan Global Berlanjut
Previous Post

PEFINDO Gelar Media Forum, Kupas Tantangan dan Arah Industri Pemeringkatan

Next Post

Kasus Kuota Haji 2023–2024, KPK Panggil Yaqut dan Pimpinan Asosiasi untuk Hitung Kerugian Negara

Related Posts

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.
Ekbis

AstyFarm Tembus 42 Kota, Perluas Lahan Produksi

27 October 2026
Belanda Targetkan Penghematan 3,5 Miliar Euro lewat AI
Ekbis

Konser Ye di Jakarta Dongkrak Ekonomi hingga Rp600 Miliar

27 October 2026
Next Post
Kasus Kuota Haji 2023–2024, KPK Panggil Yaqut dan Pimpinan Asosiasi untuk Hitung Kerugian Negara

Kasus Kuota Haji 2023–2024, KPK Panggil Yaqut dan Pimpinan Asosiasi untuk Hitung Kerugian Negara

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini