• Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Thursday, January 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Metapos
No Result
View All Result
Home Internasional

Operasi AS di Caracas Tewaskan 56 Personel Militer Venezuela dan Kuba

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 January 2026
in Internasional
Operasi AS di Caracas Tewaskan 56 Personel Militer Venezuela dan Kuba
Share on FacebookShare on Twitter

Metapos.id, Jakarta – Operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang bertujuan menangkap Presiden Nicolás Maduro pada 3 Januari 2026 telah menimbulkan korban besar dan dampak geopolitik yang luas. Aksi ini memicu serangan udara dan gerakan pasukan khusus di ibukota Caracas, menewaskan puluhan warga militer serta menimbulkan reaksi internasional yang beragam

Pihak berwenang Venezuela mengonfirmasi bahwa puluhan anggota keamanan mereka tewas dalam serangan yang menyasar beberapa fasilitas militer penting. Selain itu, sejumlah personel Kuba yang bertugas di Venezuela juga menjadi korban, sehingga total korban tewas dilaporkan mencapai sekitar 80 orang, menurut laporan pejabat senior Venezuela dan media asing.

Operasi yang diluncurkan oleh pasukan AS di kompleks militer Caracas berlangsung cepat dan intens. Sementara pemerintah AS menggambarkan langkah itu sebagai tindakan penegakan hukum untuk menahan Maduro atas tuduhan pidana federal termasuk narkoterorisme, banyak negara mengecamnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela dan hukum internasional.

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, berhasil ditangkap dalam operasi tersebut dan dipindahkan ke Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum di New York, di mana mereka menghadapi dakwaan federal. Kedua tersangka menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan.

Selain itu, tanggapan global terhadap tindakan militer AS sangat beragam. Beberapa negara mengutuk langkah Washington sebagai agresi yang melanggar hukum internasional, sementara sejumlah pihak lain menyuarakan dukungan atau kekhawatiran tentang masa depan Venezuela pasca-Maduro.

Akibat operasi ini, pemerintah sementara Venezuela tengah berupaya mengisi kekosongan kekuasaan dan menenangkan situasi domestik, sementara komunitas internasional menyerukan deeskalasi serta dialog lintas pihak untuk menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
download redmi firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: 80 tewasAmerika SerikatGeopolitikMetapos.idNicolás MaduroVenezuela
Taufik Hidayat

Taufik Hidayat

Related Posts

Pemerintah Tarik Rp75 Triliun Dana Menganggur, Menkeu Purbaya: Langsung Dibelanjakan

Purbaya: Pembelian Rumah Baru 2026 Bebas PPN, Ditanggung Pemerintah Sepenuhnya

by Desti Dwi Natasya
8 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menyiapkan stimulus perpajakan bagi masyarakat yang membeli rumah atau apartemen baru sepanjang tahun 2026. Melalui kebijakan...

Muhammadiyah Jelaskan Alasan Penetapan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026

Muhammadiyah Jelaskan Alasan Penetapan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026

by Taufik Hidayat
8 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026, menuai...

Guru Besar UGM: Kebijakan Chromebook Nadiem Bersifat Darurat, Bukan Tindak Pidana

Guru Besar UGM: Kebijakan Chromebook Nadiem Bersifat Darurat, Bukan Tindak Pidana

by Rahmat Herlambang
8 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Proses gelar perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret nama Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset,...

Perkuat Profesi Akuntan, GIAR Nilai Gen Z Punya Peluang Besar di Era Transparansi

Perkuat Profesi Akuntan, GIAR Nilai Gen Z Punya Peluang Besar di Era Transparansi

by Rahmat Herlambang
8 January 2026
0

Metapos.id, Jakarta – Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2025 dinilai menjadi tonggak penting dalam penguatan profesi akuntan publik...

Next Post
Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Recommended.

Luncurkan Aplikasi Baru, BP Tapera Permudah Masyarakat Beli Rumah Subsidi

Luncurkan Aplikasi Baru, BP Tapera Permudah Masyarakat Beli Rumah Subsidi

2 August 2023
Cabor Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade Paris 2024, BSI Akan Apresiasi ‘Spiderman Indonesia’

Cabor Panjat Tebing Raih Emas Olimpiade Paris 2024, BSI Akan Apresiasi ‘Spiderman Indonesia’

9 August 2024

Trending.

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Akan Disidang Komisi Disiplin

26 December 2025
BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

BBC Tetapkan Pulau Komodo sebagai Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

14 December 2025
Tak Ada Izin Pesta Kembang Api pada Malam Tahun Baru 2026

50 Ucapan Tahun Baru 2026 untuk Perusahaan yang Formal, Singkat, dan Berkesan

31 December 2025
Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

Diduga Menghina Suku Sunda dan Suporter Persib, Rumah Adimas Firdaus Resbob Digeruduk Massa

14 December 2025
Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

Siswi SD Berusia 12 Tahun Diduga Tewaskan Ibu Kandung, Warga Terkejut Ungkap Sifat Pelaku

12 December 2025
Metapos Media

© 2025 Media Informasi Terkini

Navigasi

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2025 Media Informasi Terkini