Friday, July 10, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Operasi AS di Caracas Tewaskan 56 Personel Militer Venezuela dan Kuba

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 January 2026
in Internasional
Operasi AS di Caracas Tewaskan 56 Personel Militer Venezuela dan Kuba

Metapos.id, Jakarta – Operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela yang bertujuan menangkap Presiden Nicolás Maduro pada 3 Januari 2026 telah menimbulkan korban besar dan dampak geopolitik yang luas. Aksi ini memicu serangan udara dan gerakan pasukan khusus di ibukota Caracas, menewaskan puluhan warga militer serta menimbulkan reaksi internasional yang beragam

Pihak berwenang Venezuela mengonfirmasi bahwa puluhan anggota keamanan mereka tewas dalam serangan yang menyasar beberapa fasilitas militer penting. Selain itu, sejumlah personel Kuba yang bertugas di Venezuela juga menjadi korban, sehingga total korban tewas dilaporkan mencapai sekitar 80 orang, menurut laporan pejabat senior Venezuela dan media asing.

BACA JUGA

Presiden FIFA Gianni Infantino Tertangkap Kamera Cemas saat Argentina Tertinggal dari Mesir

Gangguan Navigasi Diduga Jadi Awal Hilangnya Boeing 737 Kargo di Laut Arab

Operasi yang diluncurkan oleh pasukan AS di kompleks militer Caracas berlangsung cepat dan intens. Sementara pemerintah AS menggambarkan langkah itu sebagai tindakan penegakan hukum untuk menahan Maduro atas tuduhan pidana federal termasuk narkoterorisme, banyak negara mengecamnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela dan hukum internasional.

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, berhasil ditangkap dalam operasi tersebut dan dipindahkan ke Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum di New York, di mana mereka menghadapi dakwaan federal. Kedua tersangka menyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan.

Selain itu, tanggapan global terhadap tindakan militer AS sangat beragam. Beberapa negara mengutuk langkah Washington sebagai agresi yang melanggar hukum internasional, sementara sejumlah pihak lain menyuarakan dukungan atau kekhawatiran tentang masa depan Venezuela pasca-Maduro.

Akibat operasi ini, pemerintah sementara Venezuela tengah berupaya mengisi kekosongan kekuasaan dan menenangkan situasi domestik, sementara komunitas internasional menyerukan deeskalasi serta dialog lintas pihak untuk menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.

Tags: 80 tewasAmerika SerikatGeopolitikMetapos.idNicolás MaduroVenezuela
Previous Post

Kritik Publik terhadap Pemerintah Dinilai Penting sebagai Kontrol, Bukan Sekadar Sindiran

Next Post

Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Related Posts

Presiden FIFA Gianni Infantino Tertangkap Kamera Cemas saat Argentina Tertinggal dari Mesir
Internasional

Presiden FIFA Gianni Infantino Tertangkap Kamera Cemas saat Argentina Tertinggal dari Mesir

8 July 2026
Gangguan Navigasi Diduga Jadi Awal Hilangnya Boeing 737 Kargo di Laut Arab
Internasional

Gangguan Navigasi Diduga Jadi Awal Hilangnya Boeing 737 Kargo di Laut Arab

8 July 2026
Apa Itu Viking Row? Selebrasi Viral Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026
Internasional

Raja Charles III Buka Lowongan Kerja Bergaji Rp1,2 Miliar per Tahun

7 July 2026
AS Dilanda Panas Ekstrem, Korban Jiwa Bertambah Jadi 25 Orang
Internasional

AS Dilanda Panas Ekstrem, Korban Jiwa Bertambah Jadi 25 Orang

6 July 2026
Jam Tangan Mewah Rp18 Miliar Dikembalikan Timnas Meksiko, Ini Alasannya
Internasional

Jam Tangan Mewah Rp18 Miliar Dikembalikan Timnas Meksiko, Ini Alasannya

6 July 2026
Daftar Paspor Paling Kuat di Dunia 2026, Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura
Internasional

Daftar Paspor Paling Kuat di Dunia 2026, Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura

4 July 2026
Next Post
Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

Pembongkaran Tiang Monorel Diminta Prioritaskan Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini