Wednesday, September 16, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Nicolás Maduro Jalani Isolasi Ketat di Penjara AS, Klaim Dirinya Diperlakukan Tidak Adil

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
13 March 2026
in Internasional
Nicolás Maduro Jalani Isolasi Ketat di Penjara AS, Klaim Dirinya Diperlakukan Tidak Adil

Metapos.id, Jakarta – Mantan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan setelah ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat pada awal Januari 2026.

Saat ini ia disebut menjalani penahanan di ruang isolasi dengan pengawasan sangat ketat di sebuah fasilitas penjara di New York.

BACA JUGA

Putin: Potensi BRICS Masih Sangat Besar

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

Sejumlah laporan media internasional menyebut aktivitas Maduro selama berada di balik jeruji sangat terbatas. Para tahanan di blok tersebut hanya diperbolehkan keluar sel untuk menghirup udara segar selama satu jam dan itu pun hanya tiga kali dalam sepekan.

Ketika meninggalkan sel, Maduro harus mengenakan borgol dan dikawal oleh dua petugas bersenjata. Suasana di area penahanan juga disebut cukup tegang, terutama pada malam hari saat terdengar teriakan dari sel tempat ia ditahan.

Dalam beberapa kesempatan, Maduro dilaporkan berteriak dalam bahasa Spanyol dan mengeklaim dirinya telah “diculik” serta diperlakukan tidak semestinya oleh otoritas Amerika Serikat. Situasi ini sangat berbeda dengan perannya sebelumnya sebagai pemimpin negara di Caracas.

Meski ditempatkan di sel isolasi, Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, tetap berupaya menempuh jalur hukum. Mereka telah mengajukan permohonan kunjungan konsuler kepada perwakilan Venezuela, yang kemudian disetujui oleh pengadilan dan dilaporkan telah berlangsung pada akhir Januari.

Penangkapan Maduro terjadi pada 3 Januari 2026 setelah operasi militer Amerika Serikat dilakukan di Venezuela. Dalam operasi tersebut, Maduro dan Flores diamankan dan kemudian diterbangkan ke New York untuk menjalani proses hukum.

Ia menghadapi sejumlah dakwaan serius, termasuk tuduhan keterlibatan dalam jaringan narkoterorisme dan perdagangan narkotika lintas negara.

Kini, sosok yang selama ini dikenal sebagai pengkritik keras kebijakan Amerika Serikat itu harus menjalani proses peradilan di negara yang selama bertahun-tahun ia tuding sebagai simbol “imperialisme”.

Tags: Amerika SerikatDiculikditangkapisolasiMantan presiden VenezuelamemprihatinkanMetapos.idNicolás MaduroTeriak
Previous Post

Tiket Pesawat Dalam Negeri Lebih Mahal dari Luar Negeri, DPR Minta Pemerintah Evaluasi

Next Post

Candaan Bahlil tentang Lailatul Qadar dan Kursi Golkar Ramai Dibahas, Cholil Nafis Merespons

Related Posts

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Putin: Potensi BRICS Masih Sangat Besar

15 September 2026
Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik
Internasional

Trump Tuding Zelensky Picu Harga Solar Naik

15 September 2026
Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?
Internasional

Saudi Terdesak Houthi, Mengapa Trump Pilih Mundur?

14 September 2026
Putin, Xi Jinping, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dijadwalkan bertemu di India dalam momentum KTT BRICS di tengah konflik global.
Internasional

Putin, Xi dan Presiden Iran Bertemu di India

11 September 2026
Kapal feri M/V June Aster terbakar di perairan Palawan, Filipina. Lima orang tewas dan puluhan lainnya masih dalam pencarian.
Internasional

Feri Terbakar di Filipina, 5 Tewas

10 September 2026
Pakar meragukan klaim Donald Trump bahwa perang AS-Iran akan berakhir setelah pemilu sela Amerika Serikat pada November 2026.
Internasional

Pakar Ragukan Perang Iran Berakhir Usai Pemilu AS

10 September 2026
Next Post
Candaan Bahlil tentang Lailatul Qadar dan Kursi Golkar Ramai Dibahas, Cholil Nafis Merespons

Candaan Bahlil tentang Lailatul Qadar dan Kursi Golkar Ramai Dibahas, Cholil Nafis Merespons

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini