Thursday, October 15, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Neraca Perdagangan Juli Surplus 4,2 Miliar Dolar AS

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
15 August 2022
in Ekbis
Neraca Perdagangan Juli Surplus 4,2 Miliar Dolar AS

JAKARTA,Metapos.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar 4,2 miliar dolar AS pada akhir Juli 2020.

Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto menyatakan hasil positif ini dibukukan berkat nilai ekspor yang lebih tinggi dengan 25,5 miliar dolar AS dibandingkan impor sebesar 21,3 miliar dolar AS.

BACA JUGA

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

“Hasil ini melanjutkan surplus perdagangan selama 27 bulan berturut-turut atau sejak Mei 2020,” ujarnya ketika berbicara kepada awak media melalui saluran daring pada Senin, 15 Agustus.

Menurut Setianto, surplus neraca perdagangan ini ditopang oleh sektor neraca komoditas nonmigas.

“Nonmigas mencatatkan surplus sebesar 7,3 miliar dolar AS. Sementara defisit tertinggi adalah sektor migas dengan minus 3 miliar dolar AS,” tuturnya.

Secara terperinci, Setianto menjabarkan sektor nonmigas yang paling dominan adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dan biji, kerak, serta abu logam (HS 26). Adapun, untuk migas tekanan paling banyak datang dari komoditas minyak mentah dan hasil minyak.

“Secara negara, surplus Juli berasal dari Amerika Serikat, India dan Filipina. Sementara defisit datang dari perdagangan dengan China, Australia, dan Thailand,” katanya.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Januari hingga Juli 2022 meraih surplus 29,1 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor sebesar 166,7 miliar dolar AS dan ekspor 137,5 miliar dolar AS.

Tags: BpsMetapos.idNeraca perdagangan
Previous Post

Efek Windfall Meredup Seiring Melandainya Harga Komoditas

Next Post

MenkopUKM Teten Siapkan Diskon Nasional karena Ritel Indonesia Mandek Selama 22 Tahun

Related Posts

Rupiah dibuka melemah tipis ke Rp17.900 per dolar AS pada 15 Oktober 2026, di tengah kenaikan inflasi AS dan perhatian pasar terhadap kebijakan The Fed.
Ekbis

Inflasi AS Memanas, Rupiah Kembali Tertekan

15 October 2026
SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia
Ekbis

SMLE Gandeng Denico, Bidik Pasar Pangan Asia

15 October 2026
BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal
Ekbis

BEI Perkuat Literasi dan Ketahanan Investor Pasar Modal

14 October 2026
PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026
Ekbis

PEFINDO Catat 244 Publikasi Pemeringkatan hingga September 2026

14 October 2026
Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
Next Post
MenkopUKM Teten Siapkan Diskon Nasional karena Ritel Indonesia Mandek Selama 22 Tahun

MenkopUKM Teten Siapkan Diskon Nasional karena Ritel Indonesia Mandek Selama 22 Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini