Saturday, July 25, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mulai 2026, Masuk ke Singapura Bakal Lebih Ketat untuk Pelancong Berisiko Tinggi

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
18 August 2025
in Nasional
Mulai 2026, Masuk ke Singapura Bakal Lebih Ketat untuk Pelancong Berisiko Tinggi

Metapos.id, Jakarta – Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) Singapura akan memperketat aturan masuk bagi wisatawan yang dianggap berisiko tinggi, baik dari sisi kesehatan, keamanan, maupun imigrasi. Mereka yang masuk kategori ini akan ditolak sebelum tiba di Singapura.

 

BACA JUGA

Febrie Adriansyah Tetap Terima Gaji, Kejagung Jelaskan Status Kepegawaiannya

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tak Berwenang Menagih atau Memungut Pajak

ICA menyiapkan kebijakan No Boarding Directive (NBD), yakni arahan larangan naik yang diberikan kepada operator transportasi untuk mencegah pelancong berisiko tinggi menaiki kapal atau pesawat tujuan Singapura. Aturan ini mulai berlaku di pos pemeriksaan udara pada 2026, lalu menyusul di pos laut pada 2028.

 

Operator transportasi yang melanggar ketentuan NBD terancam denda hingga 10 ribu dolar Singapura. Kebijakan ini muncul setelah disahkannya Undang-Undang Imigrasi (Amandemen) yang efektif berlaku sejak 31 Desember 2024.

 

Dengan sistem keamanan baru, termasuk teknologi profil dan deteksi canggih, ICA mampu mengidentifikasi lebih banyak pelancong bermasalah sebelum mereka tiba. Hasilnya, jumlah orang asing yang ditolak masuk pada paruh pertama 2025 naik 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Mereka yang berpotensi ditolak termasuk individu yang pernah dilarang masuk akibat kejahatan tertentu.

 

Menteri Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam, saat meresmikan ICA Services Centre (ISC) pada 31 Juli lalu mengatakan bahwa transformasi ICA dilakukan di tengah lonjakan volume pelancong lintas batas. Tercatat, jumlah pelintas naik dari 197 juta pada 2015 menjadi 230 juta pada 2024.

 

Ia menambahkan, arus pelancong diperkirakan terus meningkat dengan adanya proyek besar seperti Jaringan Sistem Transit Cepat Johor Bahru–Singapura yang dijadwalkan beroperasi Desember 2026, Terminal 5 Bandara Changi yang dibuka pertengahan 2030-an, serta perluasan Woodlands Checkpoint dalam 10–15 tahun mendatang.

 

“Keterbatasannya adalah jumlah personel ICA tidak bisa terus ditambah tanpa batas, sehingga kami mengandalkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menghadapi tantangan keamanan yang makin kompleks,” ujar Shanmugam.

Tags: Metapos.idPelancongSingapura
Previous Post

Saham DCI Indonesia Meroket 754%, Market Cap Tembus Rp 857 Triliun Dekati BBCA

Next Post

4 Inovasi Bank Dengan Layanan Digital Untuk UMKM Merdeka Finansial

Related Posts

Febrie Adriansyah Tetap Terima Gaji, Kejagung Jelaskan Status Kepegawaiannya
Nasional

Febrie Adriansyah Tetap Terima Gaji, Kejagung Jelaskan Status Kepegawaiannya

24 July 2026
Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tak Berwenang Menagih atau Memungut Pajak
Nasional

Polri Tegaskan Bhabinkamtibmas Tak Berwenang Menagih atau Memungut Pajak

24 July 2026
Fiktor Bantah Dipaksa, Aksi Sujud ke Sopir Alphard Diakui Atas Keinginan Sendiri
Nasional

Fiktor Bantah Dipaksa, Aksi Sujud ke Sopir Alphard Diakui Atas Keinginan Sendiri

24 July 2026
Bahaya Membakar Sampah Saat Kemarau, Mobil dan Warung di Kronjo Dilalap Api
Nasional

Bahaya Membakar Sampah Saat Kemarau, Mobil dan Warung di Kronjo Dilalap Api

24 July 2026
Gerakan Rakyat Ajukan Pendaftaran sebagai Parpol ke Kemenkum
Nasional

Gerakan Rakyat Ajukan Pendaftaran sebagai Parpol ke Kemenkum

24 July 2026
Polemik Ijazah Jokowi, Pengacara Dokter Tifa Klaim Joko Widodo yang Masuk UGM 1985 Berbeda
Nasional

Polemik Ijazah Jokowi, Pengacara Dokter Tifa Klaim Joko Widodo yang Masuk UGM 1985 Berbeda

24 July 2026
Next Post
4 Inovasi Bank Dengan Layanan Digital Untuk UMKM Merdeka Finansial

4 Inovasi Bank Dengan Layanan Digital Untuk UMKM Merdeka Finansial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini