Friday, July 17, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

MK Tolak Uji Materi Pasal Demo KUHP, Pidana Hanya Berlaku Jika Timbulkan Keonaran

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
2 March 2026
in Nasional
MK Tolak Uji Materi Pasal Demo KUHP, Pidana Hanya Berlaku Jika Timbulkan Keonaran

Metapos.id, Jakarta — Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan uji materiil yang diajukan 13 mahasiswa hukum terhadap Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pleno yang dipimpin Ketua MK, Suhartoyo, pada Senin (2/3/2026).

Dalam amar putusan, MK menyatakan seluruh permohonan para pemohon tidak dapat dikabulkan. Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur menegaskan bahwa Pasal 256 KUHP tidak mengatur larangan penyampaian pendapat di muka umum, melainkan mengatur sanksi pidana terhadap kegiatan pawai, unjuk rasa, atau demonstrasi di jalan umum yang dilakukan tanpa pemberitahuan dan disertai dampak gangguan terhadap kepentingan umum, keonaran, atau huru-hara.

BACA JUGA

Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi TNI di Madiun, 1 Tewas 7 Terluka

Tito Karnavian Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas di Tengah Maraknya OTT KPK

MK menjelaskan bahwa ketentuan pidana dalam pasal tersebut bersifat kumulatif, sehingga sanksi hanya dapat dijatuhkan apabila dua unsur terpenuhi secara bersamaan, yakni tidak adanya pemberitahuan kepada pihak berwenang, termasuk Polri, serta timbulnya gangguan ketertiban umum, keonaran, atau huru-hara dalam masyarakat.

Sebaliknya, apabila aksi demonstrasi dilakukan tanpa pemberitahuan namun tidak menimbulkan gangguan, maka tidak dapat dikenakan sanksi pidana. Begitu pula jika telah dilakukan pemberitahuan tetapi terjadi gangguan, pelaku tidak serta-merta dapat dijerat Pasal 256 KUHP.

MK juga menegaskan bahwa kewajiban pemberitahuan bukan dimaksudkan sebagai pembatasan kebebasan berpendapat, melainkan sebagai mekanisme pencegahan konflik dan upaya menjaga ketertiban umum. Oleh karena itu, MK menyatakan Pasal 256 KUHP tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan tetap memiliki kekuatan hukum mengikat.

Sebelumnya, para pemohon menilai Pasal 256 KUHP berpotensi menimbulkan pembatasan berlebihan terhadap kebebasan berpendapat dan meminta MK menyatakan pasal tersebut bertentangan dengan konstitusi. Namun, seluruh dalil permohonan tersebut ditolak oleh MK.

Tags: diajukanketertiban umumKUHPmahasiswa hukumMetapos.idMKpemberitahuanpermohonan uji materiilSuhartoyo
Previous Post

Siapa Pengganti Khamenei? Ini Skenario Politik dan Dampaknya ke Timur Tengah

Next Post

Gencar Bangun Ekostem Syariah, BSN Kolaborasi Dukung Jaringan AA Gym

Related Posts

Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi TNI di Madiun, 1 Tewas 7 Terluka
Nasional

Ledakan Dahsyat Guncang Gudang Amunisi TNI di Madiun, 1 Tewas 7 Terluka

16 July 2026
Tito Karnavian Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas di Tengah Maraknya OTT KPK
Nasional

Tito Karnavian Ingatkan Kepala Daerah Jaga Integritas di Tengah Maraknya OTT KPK

16 July 2026
Kasus Korupsi Fadia Arafiq Masuk Tahap Sidang, KPK Limpahkan Berkas ke PN Semarang
Nasional

Kasus Korupsi Fadia Arafiq Masuk Tahap Sidang, KPK Limpahkan Berkas ke PN Semarang

16 July 2026
Suporter Serukan “Jangan Pensiun” untuk Lionel Messi usai Semifinal
Nasional

Operasi SAR KLM Nurul Salsa Diperluas, Puluhan Personel Dikerahkan

16 July 2026
Prabowo Perintahkan BGN Evaluasi Total Program MBG, Target Selesai Sebulan
Nasional

Prabowo Perintahkan BGN Evaluasi Total Program MBG, Target Selesai Sebulan

16 July 2026
Pengamat Nilai Ancaman Gembok Dapur MBG Bisa Jadi Bumerang bagi Mitra
Nasional

Pengamat Nilai Ancaman Gembok Dapur MBG Bisa Jadi Bumerang bagi Mitra

16 July 2026
Next Post
Gencar Bangun Ekostem Syariah, BSN Kolaborasi Dukung Jaringan AA Gym

Gencar Bangun Ekostem Syariah, BSN Kolaborasi Dukung Jaringan AA Gym

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini