Thursday, August 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Mie Instan Bisa jadi Barang Mewah Gara-Gara Ini

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
18 April 2022
in Ekbis
Mie Instan Bisa jadi Barang Mewah Gara-Gara Ini

Metapos.id, Jakarta– Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa situasi perang di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina bisa membawa dampak yang cukup signifikan terhadap ketersediaan bahan pangan dunia, utamanya komoditas gandum.

Asumsi ini bukannya tanpa alasan mengingat baik Rusia maupun Ukraina merupakan dua negara penting yang menjadi pemasok gandum global.

BACA JUGA

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

“Sebelum perang, Rusia dan Ukraina memiliki peran penting dalam perdagangan internasional untuk sejumlah komoditas,” ujar Kepala BPS kepada wartawan melalui saluran virtual pada Senin, 18 April.

Dalam catatannya, Rusia adalah eksportir terbesar atau nomor satu untuk komoditas gandum. Sementara Ukraina menempati posisi kelima negara pengekspor gandum dunia.

“Kedua negara ini memiliki peran strategis dalam perdagangan global. Sehingga, dengan terjadinya perang tentu saja mengganggu rantai pasok yang ada,” tuturnya.

Sebagai informasi, komoditas gandum dan serealia merupakan bahan baku pembuatan mie instan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. RI menggantungkan sekitar 30 persen kebutuhan gandum nasional dengan mengimpor dari Ukraina.

“Nilai impor gandum dan serealia dari Ukraina merosot drastis dari sebelumnya 14,1 juta dolar AS di Februari 2022 menjadi tinggal 1,5 juta dolar AS pada Maret 2022. Secara total, impor gandum dan serealia dari Ukraina pada Januari hingga Maret 2022 adalah sebesar 17,2 juta dolar AS,” jelas Margo.

BPS sendiri sempat mengungkapkan bahwa telah terjadi kenaikan harga gandum di pasar internasional dari sebelumnya 200-an dolar per metrik ton menjadi 400-an dolar per metrik ton.

Tags: Metapos.idMie instan
Previous Post

Menjaga Asupan Nutrisi Berkualitas Selama Ramadhan

Next Post

Indonesia Cetak Ekspor Terbesar Sepanjang Sejarah

Related Posts

PLN
Ekbis

PLN Beri Diskon Tambah Daya 50 Persen Selama GIIAS 2026, Ini Syaratnya

6 August 2026
Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC
Ekbis

Pengelolaan Whoosh Berubah, Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC

6 August 2026
purbaya
Ekbis

Kemenkeu Ambil Alih Saham BUMN di Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

5 August 2026
Halal Indo 2026
Ekbis

Halal Indo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri dan Kreator Bangun Ekosistem Halal Nasional

5 August 2026
Malaysia
Ekbis

Malaysia Pimpin Daftar Negara Terbaik bagi Digital Nomad pada 2026

4 August 2026
Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University
Ekbis

Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University

4 August 2026
Next Post
Indonesia Cetak Ekspor Terbesar Sepanjang Sejarah

Indonesia Cetak Ekspor Terbesar Sepanjang Sejarah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini