Tuesday, September 8, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Meski Dihajar Bayern, Palladino Tak Berniat Mengganti Gaya Bermain Atalanta

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
11 March 2026
in Sport
Meski Dihajar Bayern, Palladino Tak Berniat Mengganti Gaya Bermain Atalanta

Metapos.id, Jakarta – Pelatih Raffaele Palladino memberikan tanggapan setelah Atalanta harus menerima kekalahan telak 1-6 dari Bayern Munich pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.

Kendati mengalami hasil buruk di hadapan pendukung sendiri, Palladino menegaskan timnya tidak akan meninggalkan filosofi permainan yang selama ini menjadi identitas Atalanta.

BACA JUGA

Bayern Munich Buka Peluang Lepas Michael Olise

Carrick Sebut MU Seperti Kalah Lawan Everton

Pada laga tersebut, Bayern tampil jauh lebih dominan sepanjang pertandingan. Tim asal Jerman itu mencetak gol melalui Josip Stanisic, Michael Olise, Serge Gnabry, Nicolas Jackson, dan Jamal Musiala.

Sementara Atalanta hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat Mario Pašalić. Kekalahan tersebut membuat peluang Atalanta untuk melaju ke babak delapan besar menjadi sangat berat.

Palladino juga mengakui kualitas permainan Bayern yang dinilainya berada di level berbeda. Ia menyebut tim yang kini ditangani Vincent Kompany itu memiliki kecepatan permainan dan akurasi umpan yang sangat baik sehingga sulit dihentikan oleh lawan.

Menurutnya, sekalipun tim lawan memilih bermain sangat defensif, Bayern tetap memiliki kemampuan untuk menemukan celah dan menciptakan peluang berbahaya.

Terkait kritik terhadap strategi penjagaan satu lawan satu atau man-to-man marking yang digunakan Atalanta, Palladino tetap mempertahankan keyakinannya. Ia menilai pendekatan tersebut masih relevan dan akan kembali digunakan jika menghadapi situasi serupa di masa mendatang.

Palladino menambahkan, filosofi permainan itulah yang membawa Atalanta mampu bersaing di papan atas liga serta melangkah hingga semifinal Coppa Italia musim ini.

Ia juga menegaskan bahwa timnya tidak memiliki rencana untuk beralih ke sistem pertahanan zonal.

Baginya, kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus dihadapi oleh tim.

Setelah hasil tersebut, Atalanta tidak memiliki banyak waktu untuk berbenah. Mereka sudah ditunggu pertandingan berat melawan Inter Milan di Stadion San Siro dalam lanjutan Serie A akhir pekan ini.

Palladino berharap para pemainnya bisa segera bangkit, memulihkan kondisi, dan menunjukkan performa yang lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

Tags: AtalantaChampions Leaguekekalahanman-to-man markingMetapos.idRaffaele Palladinotanggapan
Previous Post

KPEI Sabet Penghargaan Internasional LACP Vision Awards dan ASRRAT 2025

Next Post

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

Related Posts

Bayern Munich belum memastikan masa depan Michael Olise setelah musim ini. Real Madrid disebut masih tertarik merekrut winger asal Prancis tersebut.
Sport

Bayern Munich Buka Peluang Lepas Michael Olise

8 September 2026
Manchester United, Everton, Michael Carrick, MU vs Everton, Liga Inggris, Bryan Mbeumo,
Sport

Carrick Sebut MU Seperti Kalah Lawan Everton

7 September 2026
Kiandra Ramadhipa mengamankan 16 poin dari Moto3 Junior World Championship di Valencia dan mempertahankan posisi lima besar klasemen.
Sport

Kiandra Ramadhipa Cetak Fastest Lap di Valencia

7 September 2026
Java United FC menerima sanksi pengurangan dua poin di Super League 2026/2027 akibat perubahan home base setelah proses lisensi klub.
Sport

Java United Kehilangan Dua Poin di Super League

5 September 2026
Federico Dimarco mengakui belum ada pembicaraan kontrak baru dengan Inter Milan meski masa baktinya akan berakhir pada musim panas 2027.
Sport

Dimarco Ungkap Belum Bahas Kontrak Baru Inter

3 September 2026
Pelatih Tottenham Hotspur, De Zerbi. (Foto/doc. Spurs)
Sport

Richarlison Sepakat ke Trabzonspor, Spurs Masih Menahan

3 September 2026
Next Post
Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

Puncak Pergerakan Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diperkirakan Terbagi dalam Dua Gelombang

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini