Sunday, October 11, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Menkeu: Sumber Daya Alam Berkontribusi Penting dalam Penerimaan Negara

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
3 August 2022
in Ekbis
Krisis Amerika 2008 karena Bisnis Properti, RI Jangan Sampai Bernasib Sama

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa kontribusi sektor sumber daya alam (SDA) sangat penting dalam menopang perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian yang berlanjut akibat tekanan global saat ini.

Menurut dia, meningkatnya harga komoditas, utamanya yang berasal dari sektor SDA, memberikan keuntungan tersendiri bagi RI. Pasalnya, ekspor komoditas batu bara serta minyak sawit Indonesia turut mendongkrak pundi-pundi penerimaan negara.

BACA JUGA

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

“Seperti kita ketahui, dalam situasi dimana harga komoditas yang melonjak seperti saat ini sumbangan dan kontribusi sumber daya alam terhadap penerimaan negara menjadi sangat penting serta diandalkan,” ujarnya melalui kanal digital pada Rabu, 3 Agustus.

Menkeu menjelaskan, pada sepanjang periode 2021 penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang berasal dari SDA mencapai Rp149,5 triliun. Angka tersebut melesat 53 persen dibandingkan dengan 2020.

“Sementara pada semester I 2022, PNBP yang berasal dari sumber daya alam mencatat rekor yang luar biasa, yakni Rp114,6 triliun. Ini merupakan kenaikan yang lebih tinggi lagi dari tahun lalu yang sudah tumbuh 53 persen,” tuturnya.

Berdasarkan torehan ini, Menkeu mengungkapkan pemerintah memproyeksi penerimaan negara bukan pajak dari sektor SDA di 2022 akan melebihi realisasi 2021 dan juga melampaui dari target yang ditetapkan APBN tahun ini maupun revisi target yang ditingkatkan.

“Ini menggambarkan dari komoditas memiliki peran strategis, dimana Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat penting,” tegas dia.

Sebagai informasi, berkah windfall (durian runtuh) yang diterima RI dalam dua tahun terakhir dari perdagangan komoditas SDA kemudian dioptimalkan untuk memperbesar bujet subsidi bagi masyarakat, utamanya ke sektor energi.

Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga daya beli sekaligus menahan laju inflasi agar prospek pemulihan ekonomi nasional dapat berjalan dengan lancar. Meski secara target inflasi telah melewati batasan yang ditetapkan pemerintah, namun laju peningkatan relatif terjaga jika dibandingkan dengan negara lain.

Kondisi ini lantas membuat Bank Indonesia memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan dengan harapan tidak membebani bunga kredit perbankan agar sektor dunia usaha dapat terus melanjutkan ekspansi bisnis.

Tags: MenkeuMetapos.idSDASri Mulyani
Previous Post

OJK Lanjutkan Komitmen Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan

Next Post

Ramai di Sosmed Tambahan Biaya Rp 1.000 Tokopedia, Ada Apa Sebenarnya?

Related Posts

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
PT Sepatu Bata Tbk (BATA)
Ekbis

Penjualan Merosot, Presiden Direktur Bata Ajukan Pengunduran Diri

2 October 2026
Next Post
Ramai di Sosmed Tambahan Biaya Rp 1.000 Tokopedia, Ada Apa Sebenarnya?

Ramai di Sosmed Tambahan Biaya Rp 1.000 Tokopedia, Ada Apa Sebenarnya?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini