Monday, May 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Menkeu Sri Mulyani: Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Kita Justru Pulih Kuat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
2 February 2023
in Ekbis
Pemerintah Kejar Defisit Fiskal 3 Persen di RAPBN 2023

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa pada sepanjang 2022 Indonesia telah berhasil memulihkan perekonomian secara lebih baik usai tekanan hebat akibat pandemi COVID-19 dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Menkeu, hal itu tercermin dari pertumbuhan di semua regional nusantara yang mencatatkan hasil positif. Sumatera misalnya yang tumbuh 4,71 persen hingga akhir kuartal III 2022. Kemudian Jawa dengan 5,76 persen, Kalimantan 5,67 Persen, Sulawesi 8,24 persen, serta Papua dan Maluku sebesar 7,51 persen.

BACA JUGA

Pertamina Naikkan Harga BBM per 4 Mei 2026, Dex Tembus Rp27.900 per Liter

Update Harga BBM Terbaru, Pertamax Stabil di Tengah Kenaikan Nonsubsidi

Momentum pemulihan yang kuat nampak jelas di kawasan Bali dan Nusantara dengan bukuan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,69 persen. Padahal, wilayah ini sebelumnya masih terkontraksi akibat sektor pariwisata yang belum membaik.

“Pertumbuhan di semua kawasan sudah positif dan cukup tinggi. Ini merupakan hal yang luar biasa,” ujarnya melalui saluran virtual saat menyambangi STKIP PGRI Sumenep, Kamis, 2 Februari.

Menkeu menjelaskan, apa yang terjadi di Indonesia sebagai sesuatu hal yang tidak biasa (anomaly).

Pasalnya, kebangkitan ekonomi RI justru bertolak belakang dengan kondisi global yang tengah mengalami pemburukan situasi.

“Padahal dunia sedang melemah lagi. Jadi saat IMF menyampaikan kalau dunia akan gelap gulita, Indonesia sebetulnya dalam posisi yang pemulihannya meningkat sangat pesat,” tegas dia.

Menkeu mencatat, pertumbuhan ekonomi global pada 2022 diperkirakan hanya sekitar 2,9 persen. Angka itu turun signifikan dari 2021 yang sebesar 6,2 persen.

“Tahun ini akan melemah lagi (dari 2022). Inilah yang harus kita waspadai pascapandemi, yaitu pelemahan yang signifikan,” tuturnya.

Pemerintah sendiri optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2022 kemarin bisa berada di rentang 5,2 persen hingga 5,3 persen secara full year. Adapun, untuk 2023 diupayakan tetap bertengger di level psikologis 5 persen dengan perkiraan konservatif sebesar 4,5 persen.

Dalam catatan VOI, setidaknya terdapat lima tantangan yang perlu diwaspadai untuk periode tahun ini. Pertama, peningkatan tensi geopolitik. Kedua, inflasi global yang belum sepenuhnya jinak dan kembali ke level normal.

Ketiga, tingkat suku bunga yang masih tinggi. Empat, penurunan ekonomi di negara-negara maju, seperti Amerika, China, dan wilayah Eropa. Serta yang kelima adalah kebijakan fiskal yang makin sempit karena telah diperlebar selama masa awal pandemi COVID-19.

Walau begitu, terdapat pula sinyal yang bisa menjadi harapan untuk 2023, seperti mulai melandainya harga komoditas, pembukaan ekonomi China sebagai lanjutan dari pelonggaran kebijakan zero covid policy, dan penguatan pemulihan negara emerging di Asia (India, ASEAN).

Tags: MenkeuMetapos.idSri Mulyani
Previous Post

Ratusan Investor Global dan Domestik Komitmen Berinvestasi di IKN Nusantara

Next Post

Baru Sebulan, OJK Sudah Blokir 10 Investasi Bodong dan 50 Pinjol Ilegal

Related Posts

Pertamina Naikkan Harga BBM per 4 Mei 2026, Dex Tembus Rp27.900 per Liter
Ekbis

Pertamina Naikkan Harga BBM per 4 Mei 2026, Dex Tembus Rp27.900 per Liter

4 May 2026
Perkuat Peran Pemda dalam Pengawasan Penyaluran BBM Bersubsidi, BPH Migas Gandeng Kemendagri
Ekbis

Update Harga BBM Terbaru, Pertamax Stabil di Tengah Kenaikan Nonsubsidi

4 May 2026
Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Next Post
Bayang-Bayang Kenaikan Suku Bunga BI, Bagaimana Sikap OJK?

Baru Sebulan, OJK Sudah Blokir 10 Investasi Bodong dan 50 Pinjol Ilegal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini