Friday, August 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
14 August 2026
in Nasional
Mengenal Sejarah TMP Kalibata, Rumah Peristirahatan Ribuan Tokoh Bangsa

Metapos.id, Jakarta — Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata merupakan salah satu lokasi penting yang menjadi simbol penghormatan terhadap jasa para tokoh yang berkontribusi bagi Indonesia.

Kompleks pemakaman yang berada di Jakarta Selatan tersebut tidak hanya menjadi tempat peristirahatan para pahlawan. Sejumlah pejabat negara, anggota militer, diplomat, tokoh masyarakat, hingga kalangan intelektual juga dimakamkan di kawasan tersebut.

BACA JUGA

Trump Putus Pendanaan Medicaid dan CHIP untuk Perawatan Gender Anak

Prabowo Tinjau Motor Listrik Nasional, Dorong Penguatan Industri Dalam Negeri

TMP Kalibata kerap menjadi lokasi kegiatan kenegaraan, terutama saat agenda ziarah nasional. Pejabat pemerintah, keluarga pahlawan, dan masyarakat juga datang untuk mengenang serta memberikan penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa.

Berawal dari Pemakaman di Ancol

Sebelum kompleks TMP Kalibata berdiri, pemakaman bagi para pahlawan di Jakarta berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Pada masa itu, wilayah Ancol masih didominasi rawa dan hutan belukar. Kondisi tersebut membuat kawasan itu dinilai kurang ideal untuk dikembangkan sebagai kompleks pemakaman pahlawan.

Pemerintah kemudian menyiapkan lokasi baru di Kalibata dengan luas lahan sekitar lima hektare. Pembangunan kompleks tersebut dimulai pada 1953.

Proses pembangunan melibatkan sejumlah pihak, termasuk arsitek Indonesia, kontraktor asal Belanda, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Arsitek Friedrich Silaban dipercaya menjadi salah satu perancang utama. Ia sebelumnya juga terlibat dalam perencanaan kompleks pemakaman pahlawan di Ancol.

Pembangunan kawasan tersebut dikerjakan oleh Algemeen Ingenieurs- en Architecten Bureau bersama Dinas Bangunan Tentara Sub Direktorium.

Diresmikan pada Hari Pahlawan

Kompleks pemakaman di Kalibata kemudian diresmikan pada 10 November 1954. Peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Seiring perkembangannya, TMP Kalibata kemudian memperoleh status sebagai Taman Makam Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 1976.

Pengelolaan kawasan tersebut selanjutnya kembali diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 1984.

Dari luas awal sekitar lima hektare, kawasan TMP Kalibata kemudian berkembang hingga mencapai kurang lebih 23 hektare.

Ribuan Makam Tokoh Bangsa

TMP Kalibata kini menjadi salah satu kompleks pemakaman tokoh penting dalam sejarah Indonesia.

Data hingga Agustus 2020 mencatat jumlah makam di kawasan tersebut telah melampaui 10.100 unit.

Keberadaan ribuan makam itu menjadikan TMP Kalibata bukan sekadar tempat pemakaman. Kawasan tersebut juga menjadi ruang untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa serta menghargai pengabdian para tokoh kepada Indonesia.

Setiap kegiatan ziarah dan penghormatan di TMP Kalibata menjadi pengingat bahwa jasa para pahlawan dan tokoh bangsa merupakan bagian penting dari perjalanan Indonesia.

Tags: Jakarta SelatanMakam PahlawanMetapos.idsejarah IndonesiaSejarah PahlawanTMP kalibataTokoh Bangsa
Previous Post

Windows Kembali Diserang Zero-Day, ShieldBreak Bisa Buka Akses Administrator

Related Posts

Donald Trump
Nasional

Trump Putus Pendanaan Medicaid dan CHIP untuk Perawatan Gender Anak

13 August 2026
Prabowo Tinjau Motor Listrik Nasional, Dorong Penguatan Industri Dalam Negeri
Nasional

Prabowo Tinjau Motor Listrik Nasional, Dorong Penguatan Industri Dalam Negeri

13 August 2026
Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru Digugat, MK Tak Terima Permohonan
Nasional

Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru Digugat, MK Tak Terima Permohonan

13 August 2026
Cegah Anggota Dewan Joget, Sidang Tahunan MPR 2026 Hanya Putar Lagu Nasional
Nasional

Cegah Anggota Dewan Joget, Sidang Tahunan MPR 2026 Hanya Putar Lagu Nasional

13 August 2026
Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional Hari Ini
Nasional

Prabowo Resmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional Hari Ini

13 August 2026
Gugatan Pasal Perzinaan KUHP Baru Ditolak MK, 10 Mahasiswa Tak Punya Legal Standing
Nasional

Gugatan Pasal Perzinaan KUHP Baru Ditolak MK, 10 Mahasiswa Tak Punya Legal Standing

13 August 2026
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini