Thursday, May 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Mendag Pastikan Stok Gandum di Tanah Air Cukup

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
12 August 2022
in Ekbis
Zulhas Jadi Mendag, Asosiasi Pedagang Pasar: Welcome to The Jungle Pak Menteri

JAKARTA,Metapos.id – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasa mengatakan stok gandum untuk produksi dalam negeri cukup.

Stok tersebut disuplai dari beberapa negara yang telah berhasil panen raya, seperti Australia, Kanada dan Amerika Setikat.

BACA JUGA

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

“(Stok gandum) cukup,” katanya kepada wartawan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 11 Agustus.

Saat ini, lanjut Zulkifli, akses gandum dari Ukraina juga telah dibuka. Artinya, suplai dari negara tersebut juga akan segera membanjiri pasar internasional.

Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan mengatakan, panen di beberapa negara penghasil gandum juga mengalami peningkatan, setelah sebelumnya mengalami gagal panen raya.

“Bapak Presiden (melakukan) diplomasi, sekarang barangnya keluar nih gandum (dari Ukraina). Sudah banyak membanjiri pasar, Australia panen raya, Kanada panen raya, Amerika panen raya, jadi gandum melimpah,” paparnya.

Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Syailendra mengatakan, stok gandum yang ada di Tanah Air cukup untuk 2 bulan ke depan.

“Cukup untuk dua bulan lebih. Gandum ini insyaAllah di Oktober ini semua akan panen dan cenderung turun kok harganya,” ujar Syailendra.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan membantah kabar mi instan bakal naik tiga kali lipat lantaran meroketnya harga gandum imbas perang Rusia-Ukraina.

Sebab, suplai gandum dari beberapa negara akan membanjiri Indonesia.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menambahkan, dengan adanya panen gandum dari negara selain Ukraina tersebut akan berdampak pada harga gandum ke depannya.

Sehingga, Zulhas meyakini tidak akan ada kenaikan harga mi instan di Tanah Air.

“Enggak (akan harga naik), mudah-mudahan nanti kan, ini kan sudah (melimpah suplai gandum),” katanya di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu, 10 Agustus.

Tags: GandumKemendagMetapos.idZulkifli Hasan
Previous Post

Surplus APBN Sampai Juli Masih Rp106 Triliun

Next Post

Pemerintah Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Subsidi Bunga KUR

Related Posts

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik
Ekbis

Rupiah Menguat ke Rp17.475 per Dolar AS, Pasar Cermati Inflasi AS dan Geopolitik

13 May 2026
Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik
Ekbis

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik PLN Mei 2026 Tidak Naik

13 May 2026
IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global
Ekbis

IRF 2026 Soroti Reformasi Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian Global

13 May 2026
Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global
Ekbis

Petrokimia Gresik Pastikan Stok Pupuk Aman di Tengah Dinamika Global

13 May 2026
Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah
Ekbis

Superbank dan KakaoBank Luncurkan Kartu Untung untuk Tingkatkan Engagement Nasabah

12 May 2026
Huawei Dikabarkan Kembangkan Smartphone dengan Baterai Jumbo di Atas 10.000 mAh
Ekbis

Konflik AS-Iran hingga MSCI Dinilai Tekan Nilai Tukar Rupiah

12 May 2026
Next Post
Pemerintah Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Subsidi Bunga KUR

Pemerintah Gelontorkan Rp24 Triliun untuk Subsidi Bunga KUR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini