Metapos.id, Jakarta – Pemerintah menjadwalkan pembukaan pendaftaran Program Magang Nasional 2026 pada 4 Juli 2026. Program ini menyasar lulusan baru perguruan tinggi dengan target menjangkau 150.000 peserta hingga penghujung tahun.
Pemerintah membagi pelaksanaan program menjadi tiga gelombang. Pada tahap pertama, program ini menargetkan sekitar 50.000 peserta.
Sebanyak 8.056 mitra ikut berpartisipasi dalam Program Magang Nasional 2026. Rinciannya, 5.168 perusahaan swasta dan 2.888 kementerian serta lembaga pemerintah membuka kesempatan magang bagi peserta.
Sektor perbankan BUMN menyediakan jumlah posisi magang terbanyak, yakni 1.033 lowongan. Di sisi lain, rumah sakit swasta, perusahaan konsultan manajemen, sektor perdagangan makanan dan minuman, serta industri properti juga menghadirkan banyak peluang bagi para pencari pengalaman kerja.
Pendaftaran dilakukan melalui platform MagangHub. Selanjutnya, setiap pelamar dapat memilih maksimal dua posisi yang sesuai dengan minat dan latar belakang keahlian.
Setelah proses pendaftaran selesai, perusahaan akan melakukan seleksi terhadap para pelamar. Hasil seleksi kemudian diumumkan melalui platform yang sama.
Peserta yang berhasil lolos akan mengikuti masa magang selama enam bulan. Selama program berlangsung, peserta menerima uang saku setara UMP atau UMK, perlindungan jaminan sosial, serta sertifikat sebagai bukti telah menyelesaikan program.
Selain memperoleh pengalaman kerja, peserta juga berpeluang direkrut sebagai karyawan tetap. Kesempatan tersebut terbuka bagi peserta yang mampu menunjukkan kinerja dan kompetensi selama menjalani masa magang.







