Saturday, September 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Lebih dari 1.200 WNI Berhasil Dipulangkan dari Sindikat Online Scam Myanmar

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
21 July 2026
in Nasional
Rodri Ukir Kisah Inspiratif usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Metapos.id, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan lebih dari 1.200 warga negara Indonesia (WNI) telah diselamatkan dan dipulangkan dari pusat-pusat online scam di Myanmar hingga Juli 2026. Pemulangan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap WNI di luar negeri. 

Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan pemerintah telah memfasilitasi pemulangan 1.203 WNI melalui Thailand dalam periode 20 Februari hingga 16 Juli 2026. Proses tersebut melibatkan koordinasi intensif antara KBRI Yangon, KBRI Bangkok, serta kementerian dan lembaga terkait. 

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Heni menjelaskan proses pemulangan menghadapi tantangan yang cukup kompleks. Hal itu disebabkan sebagian besar lokasi tempat para WNI berada masih berada di luar kendali efektif otoritas Myanmar. 

“Sejak 20 Februari hingga 16 Juli 2026, pemerintah Indonesia telah berhasil memfasilitasi pemulangan 1.203 WNI dari pusat-pusat online scam di Myanmar melalui Thailand,” ujar Heni. Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi berbagai pihak dalam melindungi WNI. 

Kemlu juga mengungkapkan sebagian besar korban berangkat ke luar negeri melalui jalur nonprosedural. Mereka umumnya tergiur tawaran pekerjaan bergaji tinggi di negara seperti Thailand, namun kemudian diseberangkan secara ilegal ke wilayah Myawaddy, Myanmar, dan dipaksa bekerja untuk sindikat penipuan daring. 

Selama berada di pusat-pusat online scam, para korban dilaporkan mengalami berbagai bentuk eksploitasi. Mereka kerap mengalami penyitaan paspor, pembatasan kebebasan bergerak, intimidasi, kekerasan, hingga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

Kemlu mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji tinggi tanpa melalui mekanisme penempatan resmi. Masyarakat juga diminta memeriksa legalitas perusahaan serta menggunakan jalur penempatan yang sesuai ketentuan. 

Menurut Heni, langkah pencegahan menjadi cara paling efektif untuk melindungi masyarakat Indonesia dari risiko eksploitasi dan perdagangan orang di luar negeri. Pemerintah berharap masyarakat lebih waspada sebelum menerima tawaran kerja di luar negeri agar tidak menjadi korban sindikat online scam. 

Tags: Heni HamidahKemluMetapos.idonline scam Myanmarpemulangan WNITPPOWNI Myanmar
Previous Post

Prabowo Beri Peringatan kepada Menteri: Jabatan Ada Batas Waktunya

Next Post

Dua Juta Suporter Sambut Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Rodri Ukir Kisah Inspiratif usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Dua Juta Suporter Sambut Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini