Sunday, November 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Konektivitas Logistik Mendesak, JTCC Diharapkan Jadi Koridor Efisien dengan Tarif Lebih Bersahabat

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
4 September 2025
in Ekbis
Konektivitas Logistik Mendesak, JTCC Diharapkan Jadi Koridor Efisien dengan Tarif Lebih Bersahabat

Metapos.id, Jakarta – Dorongan untuk memperkuat integrasi koridor logistik semakin menguat seiring kebutuhan akses distribusi barang yang lebih cepat, efisien, dan terjangkau. Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) kini menjadi perhatian karena fungsinya sebagai jalur strategis yang langsung menghubungkan kawasan industri di timur Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Kehadiran JTCC diharapkan mampu memperlancar arus logistik sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalur lain.

 

BACA JUGA

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

Namun, urgensi tersebut makin terasa dengan masih tingginya kemacetan di ruas tol utama Jakarta, terutama di jalur TB Simatupang–Tanjung Priok dan jalan arteri sekitarnya. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan kendaraan bermotor terus menambah kepadatan lalu lintas. “Setiap hari ada sekitar 2.500–3.000 unit kendaraan baru di Jakarta. Belum lagi perbedaan tarif cukup besar antara JORR 1 dan JORR 2, membuat banyak pengendara enggan memilih JORR 2 yang lebih mahal. Akibatnya, arus kendaraan menumpuk di JORR 1 dan jalur pendukungnya,” jelas Syafrin.

 

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Mahendra Rianto, menilai JTCC sebetulnya berpotensi memangkas waktu tempuh ke Pelabuhan Tanjung Priok karena diperuntukkan bagi kendaraan logistik. Namun, tingginya tarif dinilai menjadi penghalang. “Banyak perusahaan logistik lebih memilih jalur yang lebih padat tapi murah, ketimbang JTCC. Inilah yang membuat efektivitas tol ini belum maksimal,” kata Mahendra. Ia menambahkan, jika JTCC dapat dioptimalkan, biaya logistik bisa ditekan karena berkurangnya kemacetan yang selama ini menambah beban bahan bakar dan ongkos distribusi.

 

Senada, Kompol Sandy Titah Nugraha, S.I.K., Kepala Induk Turangga 05 Korlantas Polri Induk PJR Cikampek, menilai integrasi JTCC dengan jaringan tol lainnya seperti Japek penting untuk pemerataan arus logistik. “Integrasi ini bisa mengurai kepadatan di titik rawan macet seperti Simpang Susun Cikunir. Dampaknya akan terasa, bukan hanya bagi pelaku logistik, tapi juga pengguna jalan umum,” ujarnya. Meski demikian, ia juga menyoroti masih adanya hambatan di aspek tarif bagi kendaraan berat.

 

Kebutuhan integrasi koridor logistik ini juga disambut pemerintah. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan pihaknya tengah meninjau tarif JTCC yang dinilai memberatkan. “Jika tol sepi tapi jalur arteri tetap macet, kemungkinan besar masalahnya ada di tarif. Infrastruktur baru tidak akan optimal bila tidak mampu menarik arus logistik berpindah. Karena itu, diperlukan penyesuaian agar distribusi barang lebih efisien baik dari sisi waktu maupun biaya,” ujarnya.

Tags: Jalan tolJTCCMetapos.id
Previous Post

Sambut Harpelnas, BTN Dengar Aspirasi Dari Nasabah

Next Post

Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Related Posts

Media Gathering Pasar Modal 2026
Ekbis

BEI Percepat Reformasi Pasar Modal, Perkuat Transparansi demi Pertahankan Status Emerging Market

31 October 2026
BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
Next Post
Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Dorong Peningkatan Produktivitas & Swasembada Pangan,Petrokimia Gresik Gelar Lomba Kentang Raksasa Di Dieng Raya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini