Wednesday, August 5, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Terus Meningkat di April 2022

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
19 May 2022
in Nasional
Libur Lebaran, Uang Tunai yang Disiapkan Bank Indonesia Naik Jadi Rp202,7 Triliun

Jakarta – Metapos.id – Kebutuhan pembiayaan korporasi pada April 2022 terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 29,0%, lebih tinggi dari SBT Maret 2022 sebesar 15,6%.

BACA JUGA

MUI Nilai Indonesia Darurat Korupsi, Usul Hukuman Mati bagi Koruptor

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika oleh Tiga WN Malaysia di Soetta

Sejalan dengan itu, pada periode yang sama kebutuhan pembiayaan baru oleh rumah tangga juga terindikasi meningkat. Dari sisi perbankan, penyaluran kredit baru pada April 2022 terindikasi tumbuh positif.

Peningkatan Pembiayaan baru sektor korporasi pada April 2022 bersumber dari dana sendiri, yang masih menjadi mayoritas pembiayaan, diikuti oleh pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik, dan penjualan aset tetap non-produktif.

Dari sektor rumah tangga, mayoritas memilih bank umum sebagai sumber utama penambahan pembiayaan, dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, mengatakan, faktor utama yang memengaruhi perkiraan meningkatnya penyaluran kredit baru yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan.

Penyaluran kredit baru terindikasi tumbuh positif pada seluruh kategori bank dan pada seluruh jenis kredit. Sementara itu, untuk keseluruhan periode triwulan II 2022, penawaran penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Tags: Bank IndonesiaMetapos.id
Previous Post

Wujud Dukungan MMS Group Indonesia Jalankan EBT Demi NZE 2060

Next Post

Kebutuhan Listrik untuk SPKLU Bus Transjakarta 25.000 Mega Volt Ampere

Related Posts

ASABRI Perkuat Layanan Pensiun Lewat Program ASABRI Kendari Menyapa
Nasional

MUI Nilai Indonesia Darurat Korupsi, Usul Hukuman Mati bagi Koruptor

5 August 2026
ASABRI Perkuat Layanan Pensiun Lewat Program ASABRI Kendari Menyapa
Nasional

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkotika oleh Tiga WN Malaysia di Soetta

5 August 2026
ASABRI Perkuat Layanan Pensiun Lewat Program ASABRI Kendari Menyapa
Nasional

ASABRI Perkuat Layanan Pensiun Lewat Program ASABRI Kendari Menyapa

5 August 2026
Isu Pergantian Kapolri Dibantah, Habiburokhman: DPR Belum Terima Surpres
Nasional

Isu Pergantian Kapolri Dibantah, Habiburokhman: DPR Belum Terima Surpres

4 August 2026
Meutya Hafid Tegaskan Rekam Orang Tanpa Izin di Ruang Publik Bisa Langgar UU PDP
Nasional

Meutya Hafid Tegaskan Rekam Orang Tanpa Izin di Ruang Publik Bisa Langgar UU PDP

4 August 2026
Bulog Tegaskan Program MBG Hanya Gunakan Beras Premium, Bukan Beras Subsidi
Nasional

Bulog Tegaskan Program MBG Hanya Gunakan Beras Premium, Bukan Beras Subsidi

4 August 2026
Next Post
Transjakarta Jajaki Penerbitan Global Bond di London Stock Exchange

Kebutuhan Listrik untuk SPKLU Bus Transjakarta 25.000 Mega Volt Ampere

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini