Thursday, October 1, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kronologi Peristiwa Rengasdengklok, Desakan Pemuda Jelang Proklamasi

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
17 August 2026
in Nasional
Kronologi Peristiwa Rengasdengklok, Desakan Pemuda Jelang Proklamasi

Metapos.id, Jakarta  – Peristiwa Rengasdengklok menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan menuju Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Peristiwa tersebut berlangsung pada 16 Agustus 1945, atau sehari sebelum Proklamasi dibacakan.

Dalam peristiwa itu, sejumlah pemuda membawa Soekarno dan Mohammad Hatta dari Jakarta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjauhkan keduanya dari pengaruh Jepang.

BACA JUGA

Suyudi Ario Seto Naik Jadi Kapolri, Begini Rekam Jejaknya

Karier Dudung Abdurachman Melesat, Kini Jadi Menko Polkam

Para pemuda juga ingin mendorong Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Peristiwa Rengasdengklok tidak terlepas dari perbedaan pandangan antara golongan muda dan golongan tua. Para pemuda menginginkan kemerdekaan segera diumumkan setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.

Sementara itu, Soekarno dan Hatta memilih mempertimbangkan kondisi politik serta keamanan sebelum mengambil keputusan mengenai proklamasi.

1. Kabar Jepang menyerah kepada Sekutu

Latar belakang Peristiwa Rengasdengklok bermula dari kabar kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II. Informasi tersebut diketahui lebih awal oleh sejumlah pemuda melalui siaran radio asing.

Kabar itu membuat para pemuda menilai Indonesia harus segera memproklamasikan kemerdekaan. Mereka ingin kemerdekaan Indonesia lahir dari keputusan sendiri dan tidak dianggap sebagai pemberian Jepang.

Perbedaan sikap tersebut kemudian memunculkan ketegangan antara kelompok pemuda dan tokoh senior.

2. Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok

Pada dini hari 16 Agustus 1945, sekitar pukul 04.00 WIB, Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa dari Jakarta menuju Rengasdengklok.

Dalam rombongan tersebut terdapat Fatmawati dan putranya, Guntur Soekarnoputra. Sejumlah pemuda yang terlibat antara lain Soekarni, Wikana, Chaerul Saleh, dan Shodanco Singgih.

Rengasdengklok dipilih karena dianggap lebih aman dan jauh dari pengawasan Jepang. Di tempat tersebut, para pemuda dapat menyampaikan tuntutan mereka secara lebih leluasa.

3. Perdebatan terjadi di rumah Djiaw Kie Siong

Sesampainya di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta ditempatkan di rumah Djiaw Kie Siong. Para pemuda kembali mendesak agar proklamasi segera dilakukan.

Namun, Soekarno tetap menginginkan persiapan yang matang. Ia mempertimbangkan kondisi masyarakat serta kemungkinan munculnya konflik apabila proklamasi dilakukan tanpa perhitungan.

Perbedaan pandangan tersebut membuat pembahasan berlangsung cukup panjang.

4. Perundingan dilakukan di Jakarta

Ketika Soekarno dan Hatta berada di Rengasdengklok, tokoh dari golongan tua berupaya mencari penyelesaian. Ahmad Subardjo kemudian berunding dengan Wikana yang mewakili kelompok pemuda.

Hasil perundingan menyepakati bahwa proklamasi akan dilaksanakan sesegera mungkin di Jakarta. Ahmad Subardjo juga memberikan jaminan bahwa proklamasi akan dilakukan pada 17 Agustus 1945.

Kesepakatan itu akhirnya membuat kelompok pemuda bersedia mengakhiri aksi dan membawa kembali Soekarno serta Hatta.

5. Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta

Setelah kesepakatan tercapai, Ahmad Subardjo menuju Rengasdengklok untuk menjemput Soekarno dan Hatta.

Keduanya kemudian kembali ke Jakarta pada malam 16 Agustus 1945. Setelah tiba, persiapan proklamasi segera dilanjutkan di rumah Laksamana Tadashi Maeda.

Di tempat tersebut, Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Subardjo menyusun teks Proklamasi. Naskah tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik.

6. Menjadi tahapan menuju Proklamasi

Peristiwa Rengasdengklok memperlihatkan perbedaan strategi antara golongan muda dan golongan tua dalam menghadapi situasi menjelang kemerdekaan.

Meski sempat terjadi perbedaan pendapat, kedua kelompok memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Sehari setelah Peristiwa Rengasdengklok, tepatnya pada 17 Agustus 1945, Soekarno didampingi Mohammad Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Pembacaan proklamasi tersebut menjadi tonggak penting berdirinya Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

Tags: 16 Agustus 194517 Agustus 1945Metapos.idProklamasi KemerdekaanRengasdengkloksejarah Indonesia
Previous Post

Bupati Aceh Barat Minta Panjat Pinang Ditinggalkan Saat 17 Agustus

Next Post

6 Ras Anjing yang Bisa Jadi Teman Sekaligus Penjaga Rumah

Related Posts

Suyudi Ario Seto Naik Jadi Kapolri, Begini Rekam Jejaknya
Nasional

Suyudi Ario Seto Naik Jadi Kapolri, Begini Rekam Jejaknya

1 October 2026
Karier Dudung Abdurachman Melesat, Kini Jadi Menko Polkam
Nasional

Karier Dudung Abdurachman Melesat, Kini Jadi Menko Polkam

1 October 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo, Sejumlah Menteri dan Pejabat Berganti
Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo, Sejumlah Menteri dan Pejabat Berganti

1 October 2026
5 Tahun Lebih Pimpin Polri, Listyo Sigit Digantikan Suyudi
Nasional

5 Tahun Lebih Pimpin Polri, Listyo Sigit Digantikan Suyudi

1 October 2026
Jadi Kapolri, Suyudi Siapkan Penindakan terhadap Debt Collector
Nasional

Jadi Kapolri, Suyudi Siapkan Penindakan terhadap Debt Collector

1 October 2026
Sidang Gibran Memanas, Saksi Bahas SK Penyetaraan SMA
Nasional

Sidang Gibran Memanas, Saksi Bahas SK Penyetaraan SMA

1 October 2026
Next Post
6 Ras Anjing yang Bisa Jadi Teman Sekaligus Penjaga Rumah

6 Ras Anjing yang Bisa Jadi Teman Sekaligus Penjaga Rumah

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini