Saturday, October 31, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Afizahri by Afizahri
14 March 2023
in Ekbis
Kebangkrutan Silicon Valley Bank, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

JAKARTA,Metapos.id – Bank asal Amerika, Silicon Valley Bank (SVB) diberitakan mengalami kebangkrutan. SVB terpaksa kolaps atau bangkrut setelah 48 jam mengalami krisis modal pada Jumat 10 Maret.

Mantan Assistant Vice President (AVP) PT Bank Negara Indonesia (BNI) sekaligus pengamat perbankan, Paul Sutaryono mengatakan, jatuhnya SVB menjadi peringatan dini bagi industri perbankan global.

BACA JUGA

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

“Untuk apa? Untuk lebih berhati-hati dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global,” ujarnya, Selasa 14 Maret.

Paul menambahkan, peringatan dini itu juga berlaku bagi industri perbankan nasional. Apakah jatuhnya SVB akan berdampak bagi bank-bank di Indonesia?

Ia menjabarkan, kondisi likuiditas perbankan nasional saat ini tampak kokoh. Hal itu tampak dari rasio alat likuid/non-core deposit (AL/NCD) 129,64 persen per Januari 2023.

“Meskipun rasio itu turun dari 137,67 persen per Desember 2022 namun masih jauh di atas ambang batas 50 persen,” beber Paul.

Demikian pula alat likuid atau dana pihak ketiga (DPK) 29,13 persen per Januari 2023. Paul bilang, meski rasio itu turun dari bulan sebelumnya 31,20 persen tetapi masih jauh di atas ambang batas 10 persen.

“Permodalan perbankan nasional juga masih perkasa yang tampak pada rasio capital adequacy ratio (CAR) 25,93 persen per Januari 2023. Rasio itu menguat dari bulan sebelumnya 25,63 persen per Desember 2022,” bebernya.

Meski demikian, lanjutnya, bank di Indonesia juga harus meningkatkan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN). Ini penting untuk mampu mengantisipasi hal-hal yang tak terduga. Mis “ledakan” ketika restrukturisasi kredit dilepas OJK pada Maret 2024.

“Di sisi lain, OJK dan BI hendaknya tetap wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap peristiwa jatuhnya SVB yang pernah menduduki top 16 bank di AS,” kata Paul.

Senada dengan Paul, Ekonom BCA David Sumual menjelaskan jika kebangrkutan SVB hanya sedikit pengaruhnya ke volatilitas pasar modal global, terutama Indonesia.

“Saya pikir ini masalah yang terisolasi di perbankan AS. Dampaknya tidak signifikam ke ekonomi RI,” kata David Selasa 14 Maret.

Menurut David, secara institusional Indonesia sudah lebih baik psaca krisis 1997. Meski demikian, David berpesan jika apa yang terjadi pada SVB dapat menjadi studi kasus untuk para pengambil kebijakan moneter dan keuangan Indonesia agar permodalan bank tidak fokus pada sumber yang berasal dari satu sektor saja.

“Mungkin ini bisa menjadi study case juga buat bank nasional dalam memanage balance sheetnya. Bisnis SVB and depositnya terlalu terkonsentrasi di start up,” pungkasnya.

Tags: Bank svbMetapos.id
Previous Post

Menparekraf Sebut RI Catatkan Nilai Transaksi hingga Rp5,3 Triliun di ITB Berlin 2023

Next Post

99 PLTU Ikut Perdagangan Karbon Tahun Ini

Related Posts

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas
Ekbis

BEI Luncurkan IDX Commodity 20 sebagai Acuan Investasi Saham Komoditas

30 October 2026
Cristiano Ronaldo Kini Koleksi 985 Gol Sepanjang Karier
Ekbis

Konser Andrea Bocelli Dinilai Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia

30 October 2026
CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi
Ekbis

CIO Danantara Punya Kepemilikan Saham di Supra Sekuritas yang Disanksi

29 October 2026
Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026
Ekbis

Produksi Petrokimia Gresik Tembus 6,59 Juta Ton hingga September 2026

29 October 2026
BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP
Ekbis

BUMA School Sertifikasi 170 Siswa SMK lewat BNSP

28 October 2026
BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia
Ekbis

BEI Perkuat Fondasi Demutualisasi, Bidik 10 Besar Bursa Dunia

28 October 2026
Next Post
99 PLTU Ikut Perdagangan Karbon Tahun Ini

99 PLTU Ikut Perdagangan Karbon Tahun Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini