Metapos.id, Jakarta – Puasa Syawal merupakan ibadah sunah yang dianjurkan setelah Idulfitri. Umat Muslim umumnya menjalankannya selama enam hari di bulan Syawal.
Namun, sebagian orang masih mencari tahu batas akhir pelaksanaannya pada tahun 2026.
Secara umum, umat Islam dapat melaksanakan puasa Syawal kapan saja selama bulan Syawal. Meski demikian, pelaksanaan secara berurutan mulai 2 Syawal tetap lebih dianjurkan.
Pada 2026, terdapat perbedaan penetapan 1 Syawal antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Pemerintah menetapkan 1 Syawal pada 21 Maret 2026. Sementara itu, Muhammadiyah menetapkannya pada 20 Maret 2026.
Perbedaan tersebut berdampak pada batas akhir puasa Syawal. Jika mengacu pada pemerintah, bulan Syawal berakhir pada 18 April 2026.
Sebaliknya, jika mengikuti Muhammadiyah, bulan Syawal berakhir pada 17 April 2026.
Oleh karena itu, batas akhir puasa Syawal 2026 diperkirakan jatuh pada 17 atau 18 April 2026, tergantung pedoman yang digunakan.
Selain waktu pelaksanaan, niat juga menjadi hal penting dalam puasa ini. Namun, berbeda dengan puasa wajib, puasa sunah seperti Syawal memberikan kelonggaran dalam niat.
Umat Muslim dapat berniat sejak malam hari. Bahkan, mereka juga diperbolehkan berniat pada siang hari, selama belum makan dan minum sejak subuh.
Dengan demikian, puasa Syawal bersifat fleksibel dan mudah dijalankan. Umat Islam pun dapat menyesuaikan pelaksanaannya sesuai dengan kondisi masing-masing













