Metapos.id, Jakarta – Tim Nasional Jerman memilih merendahkan ekspektasi menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Meski memiliki skuad bertabur bintang, Die Mannschaft tidak menganggap diri mereka sebagai unggulan utama untuk meraih trofi.
Jerman tergabung di Grup E bersama Curacao, Pantai Gading, dan Ekuador. Tim racikan Julian Nagelsmann itu membidik tiket ke fase gugur sebagai langkah awal dalam turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Skuad Jerman diperkuat sejumlah pemain berpengalaman dan talenta top Eropa. Nama-nama seperti Leroy Sane, Florian Wirtz, Kai Havertz, Joshua Kimmich, Antonio Rudiger, hingga Manuel Neuer menjadi andalan tim.
Gelandang Jerman, Leon Goretzka, menilai situasi timnya berbeda dibandingkan beberapa edisi sebelumnya. Karena itu, ia tidak melihat Jerman berada dalam kelompok favorit utama untuk menjadi juara dunia.
Menurut Goretzka, ekspektasi publik terhadap Jerman tetap tinggi. Namun, ia menegaskan status sebagai negara sepak bola tidak otomatis menjadikan timnya unggulan terdepan.
“Kami memiliki banyak pemain berkualitas. Jika seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik, kami bisa melangkah jauh di turnamen ini,” ujar Goretzka.
Ia menambahkan, perkembangan performa tim selama kompetisi akan menjadi faktor penting. Karena itu, Jerman ingin fokus membangun kekompakan dan konsistensi sejak laga pertama.
Meski tidak masuk daftar favorit utama, Goretzka percaya peluang timnya tetap terbuka. Menurutnya, segala kemungkinan dapat terjadi jika Jerman mampu menunjukkan permainan terbaik.
Sementara itu, sejumlah pengamat menempatkan Prancis, Spanyol, Argentina, dan Portugal sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Jerman akan memulai perjuangannya dengan menghadapi Curacao pada 15 Juni 2026. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi Die Mannschaft untuk menunjukkan kapasitas mereka di ajang sepak bola terbesar dunia.
Piala Dunia 2026 berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen kali ini diperkirakan menghadirkan persaingan ketat sejak fase grup hingga babak final.







