Wednesday, October 14, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Istana Kepresidenan Yogyakarta Gunakan Layanan REC PLN

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
6 June 2022
in Ekbis
Istana Kepresidenan Yogyakarta Gunakan Layanan REC PLN

JAKARTA,Metapos.id – PLN dan Istana Kepresidenan Yogyakarta menandatangani kesepakatan pembelian sertifikat Energi Baru Terbarukan (EBT) atau Renewable Energy Certificate (REC).

Istana Kepresidenan Yogyakarta menyetujui pembelian REC sesuai dengan penggunaan listrik per bulan selama 24 bulan, sampai dengan April 2024.

BACA JUGA

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

REC merupakan salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional, tanpa harus mengeluarkan biaya investasi untuk pembangunan infrastruktur.

Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta Deni Mulyana menerangkan, pihaknya mendukung penggunaan energi ramah lingkungan sejalan program pemerintah.

“Istana Kepresidenan Yogyakarta ikut mendukung energi hijau, sesuai dengan program pemerintah menuju Indonesia Net Zero Emission pada tahun 2060,” ujar Deni dalam keterangan kepada media, Senin 6 Juni.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & DI Yogyakarta, M Irwansyah Putra mengatakan melalui REC, PLN mendukung pemanfaatan energi yang bersih dan ramah lingkungan.

“REC merupakan layanan PLN berupa pengakuan penggunaan EBT yang transparan, akuntabel dan diakui secara internasional, di mana satu unit REC setara dengan satu megawatt hour (MWh),” terangnya.

Dengan pembelian REC ini, Istana Kepresidenan Yogyakarta juga turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dan mendorong pertumbuhan pembangkit EBT.

Di wilayah Yogyakarta, terdapat 4 pelanggan yang telah membeli REC. Selain Istana Kepresidenan Yogyakarta, pelanggan lain dari sektor industri yaitu PT Ameya Livingstyle Indonesia, PT Anggun Kreasi Mandiri dan PT Busana Remaja Indonesia.

“Kami siap melayani kebutuhan pelanggan korporasi maupun individu yang ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

Penggunaan REC PLN kian diminati oleh pelanggan mulai dari sektor industri sampai dengan pemerintahan.

PLN terus berkomitmen mendukung pengembangan EBT di Indonesia, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan pelanggan akan penggunaan energi ramah lingkungan melalui produk REC.

Tags: Istana kepresidenan YogyakartaMetapos.idPLN
Previous Post

Di Forum Ini, Sri Mulyani Bagikan Pengalaman Kelola APBN Saat Pandemi

Next Post

Sri Mulyani Bebaskan Pungutan Rp830 Miliar untuk 53 Juta Dosis Vaksin yang Masuk

Related Posts

Prudential Syariah dan OJK menggelar SYAFIF di Aceh pada 9–11 Oktober 2026 untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan membuka peluang bagi UMKM.
Ekbis

Prudential Syariah Perkuat Literasi Keuangan di Aceh

13 October 2026
BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham
Ekbis

BEI dan KSEI Perluas Transparansi Kepemilikan Saham

9 October 2026
GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global
Ekbis

GAPKI Gelar IPOC 2026, Perkuat Peran Sawit bagi Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Gejolak Global

9 October 2026
Penjualan kendaraan BBM di Australia turun 36,2 persen pada September 2026, sementara mobil listrik dan plug-in hybrid mencatat pertumbuhan pesat.
Ekbis

Mobil Listrik Makin Laris, Kendaraan BBM Australia Turun

9 October 2026
OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto
Ekbis

OJK Ungkap Dugaan Pidana Perbankan di Mandiri Taspen Purwokerto

8 October 2026
Sejumlah miliarder dunia ternyata tidak menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi berhasil membangun bisnis dengan kekayaan hingga ribuan triliun rupiah.
Ekbis

Putus Kuliah, 10 Miliarder Ini Tajir Melintir

8 October 2026
Next Post
Sri Mulyani Bebaskan Pungutan Rp830 Miliar untuk 53 Juta Dosis Vaksin yang Masuk

Sri Mulyani Bebaskan Pungutan Rp830 Miliar untuk 53 Juta Dosis Vaksin yang Masuk

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini