Wednesday, November 4, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Iran Punya Senjata Strategis yang Disebut Lebih Ditakuti dari Bom Nuklir

Aulia Fitrie by Aulia Fitrie
5 August 2026
in Internasional
iran

Metapos.id, Jakarta – Iran dinilai memiliki senjata strategis yang mampu mengguncang ekonomi global tanpa harus menggunakan bom nuklir, yakni kendali atas Selat Hormuz. Jalur pelayaran sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut menjadi salah satu titik terpenting bagi perdagangan minyak dan gas dunia.

Sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan sebagian besar ekspor energi dari kawasan Teluk melewati Selat Hormuz setiap hari. Karena itu, setiap ancaman penutupan atau gangguan di jalur tersebut langsung memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global dan kenaikan harga minyak.

BACA JUGA

Trump Puji Haley Stevens Usai Dukung Kandidat Senat Republik

Trump Telepon Netanyahu, Ketegangan Iran Kembali Meningkat

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran beberapa kali menggunakan ancaman penutupan Selat Hormuz sebagai alat tekanan politik di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Langkah tersebut dinilai memberikan daya tawar besar karena dapat memengaruhi stabilitas ekonomi internasional.

Gangguan di Selat Hormuz tidak hanya berdampak pada harga minyak mentah, tetapi juga distribusi gas alam cair (LNG), pupuk, hingga biaya pengiriman global. Negara-negara yang bergantung pada energi dari Timur Tengah menjadi pihak yang paling rentan terhadap gejolak tersebut.

Ketegangan terbaru di kawasan kembali meningkatkan perhatian dunia terhadap Selat Hormuz. Meski pembicaraan untuk membuka kembali jalur pelayaran terus berlangsung, aktivitas pengiriman masih dibayangi risiko keamanan akibat konflik yang belum sepenuhnya mereda.

Bagi Indonesia, potensi gangguan di Selat Hormuz juga menjadi perhatian karena dapat memengaruhi harga energi dan biaya impor bahan bakar. Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memberikan tekanan terhadap inflasi serta biaya logistik dalam negeri.

Para analis menilai kekuatan Iran tidak hanya berasal dari kemampuan militernya, tetapi juga dari posisi geografis yang menguasai salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia. Kondisi tersebut membuat Selat Hormuz sering disebut sebagai instrumen geopolitik yang memiliki dampak ekonomi sangat besar.

Di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung, stabilitas Selat Hormuz tetap menjadi faktor penting yang dipantau pelaku pasar global. Perkembangan situasi di kawasan tersebut diperkirakan akan terus memengaruhi pergerakan harga energi dan sentimen ekonomi dunia dalam waktu dekat.

Tags: ekspor energiGeopolitikHarga minyakIranKonflik timur tengahMetapos.idMinyak duniaSelat Hormuz
Previous Post

Dua Presiden Saling Serang, Hubungan Thailand-Kamboja Kian Memanas

Next Post

Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan

Related Posts

Trump Puji Haley Stevens Usai Dukung Kandidat Senat Republik
Internasional

Trump Puji Haley Stevens Usai Dukung Kandidat Senat Republik

3 November 2026
Trump dan Netanyahu dilaporkan membahas potensi serangan baru ke Iran. Pentagon disebut telah memetakan target, sementara Teheran menyiapkan respons.
Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Ketegangan Iran Kembali Meningkat

2 November 2026
Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS
Internasional

Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Kembali Berunding dengan AS

2 November 2026
Iran menetapkan Royal Navy, Royal Air Force, dan MI6 sebagai teroris. Keputusan ini disebut sebagai respons atas kebijakan Inggris terhadap IRGC.
Internasional

Ketegangan Meningkat, Iran Sasar Institusi Militer Inggris

2 November 2026
Korea Utara menguji hulu ledak bom tandan untuk rudal balistik taktis. Pyongyang mengklaim senjata tersebut mampu menjangkau area 13 hektare.
Internasional

Bom Tandan Korea Utara Diklaim Sapu Area 13 Hektare

2 November 2026
Trump Sebut AS Bisa Serang Situs Nuklir Iran dalam 10 Menit
Internasional

Trump Sebut AS Bisa Serang Situs Nuklir Iran dalam 10 Menit

1 November 2026
Next Post
Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan

Bocor! Rumor Prabowo Hanya Menjabat Dua Tahun Kembali Jadi Sorotan

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini