Metapos.id, Jakarta – Pertandingan sarat gengsi akan tersaji di ajang Liga Champions saat Inter Milan menjamu Arsenal di Stadion Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Duel ini menjadi ujian krusial bagi kedua tim dalam lanjutan fase liga kompetisi elite Eropa.
Arsenal datang ke Italia dengan modal sempurna setelah meraih kemenangan dalam enam laga awal. Tim asuhan Mikel Arteta mengincar hasil positif demi menjaga rekor kemenangan sekaligus membuka peluang finis di dua besar klasemen fase liga.
Jika mampu menaklukkan Inter, The Gunners bukan hanya mengamankan posisi aman menuju babak gugur, tetapi juga berpotensi mencatatkan rekor kemenangan beruntun terpanjang dalam sejarah Liga Champions. Meski demikian, Arsenal masih dibayangi catatan buruk di Italia karena belum pernah menang di sana sejak Maret 2008.
Inter Milan di Era Cristian Chivu
Inter Milan kini memasuki era baru di bawah kepemimpinan Cristian Chivu usai kepergian Simone Inzaghi. Di kompetisi domestik, Nerazzurri tampil solid dengan memuncaki klasemen Serie A dan unggul tiga poin dari AC Milan.
Di Liga Champions, Inter berada di peringkat keenam. Kemenangan atas Arsenal akan memastikan tiket otomatis ke fase gugur. Chivu menilai Arsenal sebagai lawan kelas dunia, namun menegaskan timnya siap mengambil risiko demi hasil maksimal.
Menurut Chivu, menghadapi tim seperti Arsenal membutuhkan keberanian dan mentalitas menyerang, dengan tetap menjaga identitas permainan Inter.
Tekad Arteta Amankan Tiket Gugur
Di sisi lain, Mikel Arteta menegaskan bahwa peluang finis di delapan besar tidak boleh disia-siakan. Ia menuntut fokus penuh dari para pemainnya saat menghadapi Inter yang dikenal kuat di kandang.
Arteta menilai setiap laga di Liga Champions sebagai kesempatan berharga yang harus direbut, terutama saat menghadapi tim papan atas Eropa.
Kondisi Terkini Tim
Arsenal dipastikan belum tampil dengan komposisi ideal. Riccardo Calafiori, Piero Hincapie, dan Max Dowman masih absen. Namun, Kai Havertz dan Cristian Mosquera sudah masuk dalam skuad. Sejumlah pemain lini tengah seperti Merino, Norgaard, dan Declan Rice juga berada dalam ancaman akumulasi kartu.
Sementara itu, Inter Milan harus kehilangan Hakan Calhanoglu dan Denzel Dumfries yang masih menjalani pemulihan cedera. Kabar positif datang dari Alessandro Bastoni dan Marcus Thuram yang siap kembali merumput.
Analisis dan Prediksi Laga
Pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan duel taktik yang kuat di lini belakang. Inter mencatatkan Expected Goals Against (xGA) 4,9, terbaik kedua di kompetisi ini, tepat di bawah Arsenal.
Inter tetap mengandalkan skema 3-5-2 dengan serangan cepat ke duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. Umpan silang Federico Dimarco menjadi salah satu senjata utama, mengingat Inter unggul dalam duel udara dengan tingkat keberhasilan lebih dari 62 persen.
Namun, kreativitas di area sepertiga akhir masih menjadi pekerjaan rumah Inter saat menghadapi tim besar, sebagaimana terlihat pada kekalahan mereka dari Liverpool sebelumnya.
Perkiraan Susunan Pemain
Inter Milan (3-5-2):
Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Federico Dimarco, Piotr Zieliński, Henrikh Mkhitaryan, Nicolò Barella; Lautaro Martínez, Marcus Thuram.
Pelatih: Cristian Chivu.
Arsenal (4-3-3):
David Raya; Ben White, William Saliba, Gabriel Magalhães, Jurriën Timber; Martín Zubimendi, Declan Rice, Martin Ødegaard; Bukayo Saka, Leandro Trossard, Gabriel Jesus.
Pelatih: Mikel Arteta.
Jadwal dan Siaran Langsung
Laga Inter Milan vs Arsenal akan disiarkan langsung melalui beIN Sports 1. Penggemar juga dapat menyaksikan pertandingan ini melalui layanan streaming seperti Vidio, Vision+, dan beIN Sports Connect.
Pertandingan di Giuseppe Meazza ini menjadi momen penentuan, terutama bagi Arsenal. Kemenangan akan membuka jalan lebar menuju babak 16 besar tanpa harus melalui jalur play-off.













