Saturday, September 19, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ini Strategi Terbaru Bank Indonesia Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran 2023

metaposmedia by metaposmedia
5 April 2023
in Ekbis
BI Punya Ruang Kurangi Agresivitas Kenaikan Suku Bunga

JAKARTA,Metapos.id – Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus menjaga inflasi dalam batasan yang moderat melalui sejumlah upaya strategis. Terbaru, Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan akan fokus pada langkah ketahanan dan produksi pangan dengan cara agri farming dan digitalisasi pertanian.

“Kita dorong melalui digitalisasi sehingga pasokan barang dipasaran bisa terjaga jelang Idulfitri,” ujarnya melalui saluran digital pada Rabu, 5 April.

BACA JUGA

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

Menurut Perry, bank sentral bersama pemerintah juga menginisiasi pemberian bantuan atau subsidi angkut kepada pelaku usaha guna memperlancar proses distribusi barang.

“Sudah kita menganggarkan ongkos angkut bersama pemerintah supaya suplai barang menjadi lancar dan inflasi dapat dikendalikan,” tuturnya.

Perry menambahkan, program yang dianggap berhasil selama ini adalah Gerakan Tanam Cabai yang berdampak pada terjaganya angka inflasi komoditas tersebut. Selain itu, sederet upaya lain adalah replika model bisnis, dan penguatan koordinasi dan komunikasi dengan pihak terkait.

“Ini semua kita lakukan untuk mengendalikan inflasi pangan agar dapat membantu mensejahterakan rakyat,” tegas Perry.

Sebagai informasi, pergerakan inflasi di dalam negeri terus terjaga dengan catatan terakhir 4,97 persen year on year (yoy) di Maret 2023. Level tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan Februari 2023 yang sebesar 5,47 persen.

Sementara untuk inflasi inti yang menjadi acuan BI tercatat sebesar 2,94 persen atau melandai dari bulan sebelumnya yang bertengger di angka 3,09 persen.

Tags: Bank IndonesiaInflasiMetapos.id
Previous Post

PLN: Beban Puncak Kelistrikan Selama Lebaran Turun Menjadi 29 GW

Next Post

Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket ke Jakarta 55 Persen

Related Posts

Isu Kenaikan BBM 2026, Pemerintah Tegaskan Harga BBM Tetap Tidak Berubah
Ekbis

Harga BBM Nonsubsidi Stabil Sejak September

15 September 2026
Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen
Ekbis

Premi Prudential Indonesia Tumbuh 25 Persen

11 September 2026
Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan
Ekbis

Ini Tampang Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Jadi Terdakwa Kasus Dugaan Penipuan Pensiunan

11 September 2026
MSIG Life mencatat laba bersih Rp181 miliar pada semester I 2026, tumbuh 69% secara tahunan, ditopang pengelolaan biaya dan produktivitas.
Ekbis

MSIG Life Catat Laba Rp181 Miliar

10 September 2026
Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk
Ekbis

Petrokimia Gresik Gandeng PTFI Jaga Pasokan Pupuk

10 September 2026
200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol
Ekbis

200 Juta Rekening Warga Segera Dibuka, Pemerintah Ancam Tangkap Pelaku Judol

10 September 2026
Next Post
Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket ke Jakarta 55 Persen

Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket ke Jakarta 55 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini