Saturday, May 2, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

Ini Langkah Kemenperin Cegah Kasus Smelter di Morowali Terulang Lagi

metaposmedia by metaposmedia
1 February 2024
in Ekbis
Kemenperin Kawal Sejumlah Proyek Raksasa di Cilegon hingga Papua, Pacu Hilirisasi Industri Petrokimia,

Jakarta ,Metapos.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan akan menjalankan program prioritas untuk pengawasan dan pengendalian kegiatan industri smelter pada tahun ini.

Hal ini dilakukan agar insiden di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah, tak kembali terjadi.

BACA JUGA

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

“Tahun ini Kemenperin memiliki program prioritas kegiatan pengawasan dan pengendalian kegiatan industri pada industri smelter. Prioritas ini sudah kami mulai tentunya melalui sistem pengawasan dan pengendalian (wasdal) yang kami sudah mulai uji coba tahun lalu dan tahun ini kami akan berlakukan,” ujar Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Kemenperin Eko S. A. Cahyanto dalam konferensi pers di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu, 31 Januari.

Eko menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan tata kelola industri, termasuk juga dari pemerintah daerah (pemda).

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan para pelaku usaha, baik pelaku industri langsung maupun pengelola kawasan industrinya,” katanya.

Menurut Eko, pihaknya ingin terus memperbaiki tata kelola tersebut agar kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan alat proses produksi, termasuk distribusinya bisa lebih baik lagi.

“Untuk itu, memang teman-teman pembina industrinya juga sangat fokus untuk melakukan pembinaan dan memang secara khusus diprioritaskan tahun ini di sektor industri smelter,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meluncurkan sistem pengawasan dan pengendalian (wasdal) berbasis elektronik.

Hal ini sebagai upaya mitigasi untuk mencegah kembali terjadinya insiden di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Eko S. A. Cahyanto menyebut, kehadiran wasdal elektronik bisa memudahkan pihaknya dalam mengidentifikasi dan memantau kepatuhan industri atau perusahaan terhadap aturan investasi, yang mana salah satunya terdapat poin implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

“Jadi, setiap awal tahun mulai 2024 nanti seluruh sektor akan kami identifikasi industri yang masuk kategori wajib melaporkan, termasuk nanti melibatkan pemerintahan daerah, untuk industri-industri yang kami lihat harus comply pada aspek bagian peraturan nanti,” ujar Eko dalam temu media akhir tahun yang dipantau secara daring, Kamis, 28 Desember.

Eko berharap, sistem baru tersebut mampu menjadi upaya pencegahan agar kasus smelter di Morowali tidak terulang lagi.

Tags: Cegah smelterKemenperinMetapos.id
Previous Post

Pembangunan Hotel Agung Sedayu di IKN Rampung Agustus 2024

Next Post

Market Cap Tembus Rp100 T, BSI Naik Peringkat di Perbankan Syariah Global

Related Posts

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar
Ekbis

Industri Asuransi Syariah Tumbuh, Prudential Syariah Kuasai Pangsa Pasar

30 April 2026
Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026
Ekbis

Perkuat Pasar Keuangan, IDClear Soroti Peran Infrastruktur di Forum Global 2026

30 April 2026
RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh
Ekbis

RUPST 2026, Tugu Insurance Paparkan Fundamental Keuangan yang Kokoh

30 April 2026
Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis
Ekbis

Aden Indonesia Optimistis 2026, Proyek Baru Dorong Kinerja Bisnis

29 April 2026
Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah  di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum
Ekbis

Langkah Tegas Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin, Oknum Pekerja Fraud Telah di-PHK dan Serahkan Pada Proses Hukum

29 April 2026
Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026
Ekbis

Laba melejit hingga 216,70% Di 2025, Dada bagikan Deviden Rp2 MiliarJakarta, Maret 2026

27 April 2026
Next Post
Market Cap Tembus Rp100 T, BSI Naik Peringkat di Perbankan Syariah Global

Market Cap Tembus Rp100 T, BSI Naik Peringkat di Perbankan Syariah Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini