Monday, August 3, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Indonesia Resmi Adopsi Women Entrepreneurs (WE) Finance Code Nasional

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
24 July 2025
in Ekbis
Indonesia Resmi Adopsi Women Entrepreneurs (WE) Finance Code Nasional

Metapos.id, Jakarta, 22 Juli 2025 – Indonesia menegaskan komitmennya sebagai negara kedua di dunia yang mengadopsi Women Entrepreneurs (WE) Finance Code, sebuah inisiatif global untuk mengatasi kesenjangan akses pembiayaan bagi pelaku usaha perempuan. Komitmen ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Keuangan RI dalam pertemuan tahunan World Bank-IMF di Marrakesh, Maroko pada Oktober 2023.

 

BACA JUGA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

Melalui dukungan Asian Development Bank (ADB) dan Islamic Development Bank (IsDB), Indonesia terus memperkuat langkahnya dalam penerapan WE Finance Code. Proses ini dijalankan secara kolaboratif oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah sebagai Co-Champions.

 

Berbagai langkah telah ditempuh sejak Soft Launching di Desember 2023, termasuk Kick-off Meeting (Februari 2024), forum diskusi (Juni 2024), hingga peluncuran tahap pertama (Desember 2024) yang diikuti 11 institusi finansial dan asosiasi.

 

Dalam implementasinya, terdapat tiga output utama yang menjadi sasaran:

 

1. Definisi wirausaha perempuan yang disepakati bersama sebagai dasar penyusunan kebijakan, dan saat ini tengah diproses dalam rancangan Peraturan Presiden oleh Kementerian UMKM.

2. Pengembangan dan pemanfaatan data terpilah gender (sex-disaggregated data/SDD) oleh regulator dan pelaku industri untuk merancang kebijakan dan program yang tepat sasaran.

3. Aksi nyata dari investor dan lembaga keuangan untuk mendukung pelaku usaha perempuan melalui berbagai skema pembiayaan yang inklusif.

 

Pada National Adoption yang digelar hari ini (22 Juli 2025), terdapat tiga agenda utama:

Peluncuran Tim Nasional Akselerasi Keuangan untuk Wirausaha Perempuan, yang terdiri dari Dewan Pengarah dan Tim Teknis dengan 3 Pokja: Regulasi & Kebijakan, Data, dan Inovasi.

 

Pengenalan Piagam Nasional WE Finance Code Indonesia, yang menjadi acuan pelaksanaan program secara nasional.

 

Penandatanganan komitmen lanjutan oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk kementerian, lembaga jasa keuangan, fintech, dan asosiasi pelaku usaha.

 

Dalam sambutannya, Mr. Yerzhan Jalmukhanov dari IsDB menyoroti pentingnya kolaborasi dan data gender sebagai kunci penguatan akses keuangan bagi perempuan. IsDB bersama ADB akan terus mendorong institusi lain untuk terlibat dan memperkuat kapasitas wirausaha perempuan melalui dukungan teknis.

 

Senada, Mr. Renadi Budiman dari ADB menekankan pentingnya aksi kolektif dalam menjadikan Indonesia sebagai model global penutupan kesenjangan pembiayaan. Menurutnya, jika WE Finance Code berhasil, dampaknya akan terasa dari peningkatan kesejahteraan keluarga hingga kontribusi terhadap ekonomi nasional.

 

Perwakilan Kementerian Keuangan, Heru Wibowo, mengungkapkan bahwa hingga akhir 2024, sekitar 95% dari Rp10 triliun dana pembiayaan mikro APBN disalurkan kepada perempuan. Selain itu, 49% penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah pelaku usaha perempuan.

 

Sementara itu, Kristonia Lockhart dari IsDB menyampaikan bahwa kehadiran Tim Nasional adalah bukti keseriusan Indonesia dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, baik konvensional maupun syariah.

 

Beberapa institusi yang menandatangani komitmen pada tahap ini antara lain:

 

Kementerian dan Lembaga Pemerintah:

1. Kementerian Keuangan

2. Kementerian Koperasi dan UKM

3. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

4. Bappenas

5. Kementerian Perdagangan

6. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS)

7. Kementrian Perdagangan

 

Lembaga Keuangan & Perbankan:

8. Bank Syariah Indonesia

9. Maybank Indonesia

10. Permodalan Nasional Madani (PNM)

11. Pusat Investasi Pemerintah (PIP)

12. BPR Attaqwa

13. BPR Nusumma Group

14. BMT Beringharjo

 

Fintech dan Asosiasi:

15. Gandeng Tangan

16. MKI/Crowdo

17. Dana Syariah

18. Qazwa

19. Payquest

20. AFTECH

21. AFPI

22. ASBISINDO

 

Organisasi Perempuan dan UMKM:

23. PPUMI

24. ASPPUK

25. ABDSI

26. Aisyiyah (Muhammadiyah)

27. Muslimat NU

28. APINDO

 

Deputi Kementerian UMKM, Siti Azizah, menegaskan bahwa pembiayaan tetap menjadi tantangan besar bagi UMKM perempuan. Komitmen bersama dalam WE Finance Code diharapkan menjadi kunci untuk membuka akses yang lebih luas dan memberdayakan pelaku usaha perempuan secara menyeluruh.

Tags: Metapos.idWomen Entrepreneurs
Previous Post

Prabowo Lantik 2.000 Perwira Remaja TNI-Polri di Istana, Siap Mengabdi untuk Negeri

Next Post

Kapolri: Penanganan Karhutla Riau Perlu Kolaborasi Seluruh Pihak

Related Posts

Mulai September, Naik TransBandara Blok M–Soetta Bayar Rp15.000
Ekbis

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 1 Agustus 2026

1 August 2026
Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026
Ekbis

Momentum Pemulihan Menguat, EBITDA BUMA International Group Tumbuh pada 1H2026

1 August 2026
BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat
Ekbis

BEI Luncurkan Green Equity Designation bagi Perusahaan Tercatat

31 July 2026
ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha
Ekbis

ASABRI Hadirkan Layanan Bernilai Tambah, Peserta Kini Nikmati Kemudahan Miliki Motor Yamaha

31 July 2026
Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026
Ekbis

Bukalapak Catat Adjusted EBITDA Positif Sepanjang Semester I 2026

30 July 2026
Kementerian ESDM menyebut proyek LNG Abadi Masela menjadi bukti pemerataan pembangunan dari Indonesia Timur sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Ekbis

LNG Abadi Masela Perkuat Ketahanan Energi dan Dorong Ekonomi Indonesia Timur

29 July 2026
Next Post

Kapolri: Penanganan Karhutla Riau Perlu Kolaborasi Seluruh Pihak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini