Sunday, September 6, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Hakim MK Kritik Pernyataan Kepala BNPB, Pertanyakan Mekanisme Seleksi Pati TNI

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
4 December 2025
in Nasional
Hakim MK Kritik Pernyataan Kepala BNPB, Pertanyakan Mekanisme Seleksi Pati TNI

Metapos.id, Jakarta — Hakim Saldi Isra dari Mahkamah Konstitusi (MK) menyampaikan rasa keprihatinan terhadap pernyataan Suharyanto selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebut bahwa bencana di Sumatera hanya “terlihat mencekam di media sosial saja.”

Saldi, yang hadir dalam sidang uji materi atas Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI (Permohonan Nomor 197/PUU-XXIII/2025), menegaskan bahwa pernyataan seperti itu menunjukkan perlunya evaluasi terhadap proses seleksi perwira tinggi (pati) TNI sebelum ditempatkan di kementerian atau lembaga publik.

BACA JUGA

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

Menurutnya, wajar bila publik mempertanyakan apakah mekanisme seleksi internal di lingkungan TNI — sebelum pengiriman anggota aktif ke luar struktur militer — sudah memadai dan mempertimbangkan kapasitas serta pemahaman akan tanggung jawab publik.

Dalam sidang itu, pemerintah diwakili oleh pihak yang menyatakan bahwa ada prosedur “seleksi terbuka internal” sebagaimana diatur dalam peraturan internal TNI, sebelum prajurit ditugaskan ke kementerian/lembaga.

Saldi berharap insiden ini menjadi momentum refleksi agar penempatan perwira TNI ke jabatan sipil dilakukan dengan seleksi ketat — bukan hanya berdasarkan status militer, tetapi juga mengedepankan sensitivitas terhadap konteks sosial seperti penanggulangan bencana.

Tags: BNPBMetapos.idMKpernyataanSaldi israSuharyantoTNI
Previous Post

Mahathir Laporkan Anwar ke Polisi atas Penandatanganan Perjanjian Dagang Malaysia–AS

Next Post

Perombakan Jadwal SEA Games 2025 Untungkan Timnas U-22, Indra Sjafri Lega

Related Posts

ASABRI hadir di Timika, Papua Tengah, untuk memberikan edukasi manfaat program sekaligus literasi keuangan bagi prajurit TNI.
Nasional

ASABRI Hadir di Timika, Perkuat Literasi Keuangan Prajurit

4 September 2026
Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus
Nasional

Komnas HAM Dalami Rangkaian Kekerasan Demo 27 Agustus

4 September 2026
BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?
Nasional

BGN Dapat Anggaran Rp240 T, Ke Mana Dana Akan Mengalir?

4 September 2026
Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan
Nasional

Usai Makan MBG, 256 Siswa SMPN Jombang Diduga Keracunan

4 September 2026
Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota
Nasional

Magang Nasional 2026 Kembali Dibuka, Siapkan 50 Ribu Kuota

4 September 2026
Kemensos menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN yang sempat signifikan setelah masuknya 12 juta data baru dari BKKBN.
Nasional

Kemensos Ungkap Penyebab Desil DTSEN Berubah

4 September 2026
Next Post
Perombakan Jadwal SEA Games 2025 Untungkan Timnas U-22, Indra Sjafri Lega

Perombakan Jadwal SEA Games 2025 Untungkan Timnas U-22, Indra Sjafri Lega

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini