Metapos.id, Jakarta – Gubernur California Gavin Newsom mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump setelah menyebut Los Angeles dan San Diego bisa dihancurkan dalam konteks perang melawan Iran.
Newsom mengaitkan pernyataan tersebut dengan pengerahan Garda Nasional dan Marinir ke California. Ia menyebut komentar Trump sebagai sesuatu yang berbahaya.
“Setelah mengirim Garda Nasional dan Marinir untuk menduduki California, Donald Trump sekarang mengatakan musuh asing kita harus menghancurkan Los Angeles dan San Diego,” kata Newsom dikutip dari berbagai sumber, Rabu (07/10/2026).
Newsom kemudian menambahkan, “Dia (Trump) gila dan berbahaya.”
Wali Kota San Diego Todd Gloria juga mengecam pernyataan Trump. Menurut Gloria, San Diego tidak seharusnya diperlakukan sebagai korban sampingan dalam pembicaraan mengenai perang.
“San Diego bukan korban sampingan. Kami tak bisa dianggap remeh. Dan kami bukan harga yang kecil untuk dibayar,” kata Gloria.
Wali Kota Los Angeles Karen Bass turut menyebut pernyataan Trump berbahaya karena berpotensi membahayakan keselamatan warga.
“Peran seorang presiden adalah untuk melindungi negara, bukan untuk secara aktif mengancamnya dan mendorong serangan terhadap nyawa warga Amerika,” tulis Bass.
Pernyataan para pemimpin California itu muncul setelah Trump mengatakan Amerika Serikat harus menerima dampak ekonomi sebagai konsekuensi menjaga keamanan dunia dalam perang melawan Iran.
“Mereka bisa menghancurkan kota. Biarkan mereka menghancurkan Los Angeles, biarkan mereka menghancurkan San Diego. Ini harga yang sangat kecil untuk dibayar,” kata Trump di Grand Island, Nebraska.
Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung kemudian menjelaskan bahwa Trump sedang memperingatkan ancaman terhadap kota-kota Amerika jika Iran memiliki senjata nuklir dan tidak dihentikan.
Sementara itu, Los Angeles dan San Diego merupakan dua wilayah metropolitan terbesar di California Selatan yang menjadi rumah bagi jutaan penduduk serta memiliki instalasi militer, pusat perdagangan, dan infrastruktur ekonomi penting.







