JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang wanita berusia 66 tahun di Kamboja dipastikan terinfeksi flu burung H5N1. Kasus ini menjadi yang keempat tercatat di negara tersebut sepanjang tahun 2026.
Kementerian Kesehatan Kamboja menyampaikan informasi tersebut melalui pernyataan resmi. Pasien diketahui berasal dari Provinsi Svay Rieng di wilayah tenggara negara tersebut.
Wanita tersebut tinggal di Desa Trapaing Thkov, Distrik Romduol. Ia dikonfirmasi positif setelah menjalani pemeriksaan oleh Institut Kesehatan Masyarakat Nasional Kamboja.
Saat ini, pasien telah menjalani karantina di rumah sakit. Tim medis memberikan perawatan intensif untuk memantau kondisi kesehatannya.
Otoritas kesehatan setempat langsung melakukan penyelidikan terkait sumber infeksi. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui asal penularan virus.
Selain itu, petugas juga memeriksa sejumlah orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien. Upaya ini bertujuan mencegah potensi penyebaran lebih luas di masyarakat.
Pemerintah turut mendistribusikan obat antivirus kepada individu yang berisiko. Langkah ini menjadi bagian dari respons cepat dalam penanganan kasus.
Flu burung H5N1 merupakan virus yang umumnya menyebar di antara unggas. Namun, dalam kondisi tertentu virus ini dapat menular ke manusia.
Gejala yang ditimbulkan meliputi demam, batuk, pilek, hingga gangguan pernapasan berat. Dalam beberapa kasus, infeksi dapat berkembang menjadi kondisi serius.
Otoritas kesehatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Peningkatan kewaspadaan dinilai penting guna menekan risiko penyebaran virus.







