Metapos.id, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memaparkan informasi terkait pengadaan motor listrik yang akan digunakan oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Harga per unit kendaraan tersebut diperkirakan sekitar Rp 42 juta, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang berada di kisaran Rp 52 juta.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa rencana pengadaan motor listrik ini telah masuk dalam alokasi anggaran tahun 2025. Dari target yang ditetapkan mencapai puluhan ribu unit, realisasi pembelian tercatat sekitar 21.800 unit.
Selain itu, BGN menegaskan tidak akan mengalokasikan anggaran tambahan untuk pembelian motor listrik pada tahun 2026. Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas operasional SPPG, khususnya di daerah dengan kondisi akses yang terbatas.
Sebelumnya, masyarakat sempat dihebohkan oleh beredarnya video yang memperlihatkan banyak motor listrik tersimpan di sebuah gudang. Dalam video itu disebutkan jumlahnya mencapai 70.000 unit yang diklaim untuk wilayah Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut, BGN memastikan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya tepat. Penyaluran motor listrik nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan guna menunjang pelaksanaan program secara optimal.













