Monday, September 7, 2026
Metapos
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Sosok yang Pernah Ungkap Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun

Taufik Hidayat by Taufik Hidayat
7 March 2026
in Nasional
Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Sosok yang Pernah Ungkap Dugaan Korupsi Pelindo Rp4,08 Triliun

Metapos.id, Jakarta – Ermanto Usman (65), pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), ditemukan meninggal dunia di rumahnya yang berada di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (2/3/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar.

BACA JUGA

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak

Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Sementara itu, istrinya yang berada di lokasi yang sama mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Diketahui Anak Menjelang Waktu Sahur

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban menjelang waktu sahur. Ia mulai merasa ada yang tidak beres karena hingga mendekati waktu imsak kedua orang tuanya tidak membangunkannya seperti biasanya.

Sekitar pukul 04.00 WIB, anak korban kemudian turun dari lantai atas untuk memeriksa keadaan rumah. Ketika mencoba membuka pintu kamar orang tuanya, ia mendapati gagang pintu dalam kondisi rusak.

Setelah berhasil membuka pintu, ia menemukan ayahnya sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka dan darah di sekitar tubuhnya.

Sementara ibunya ditemukan dalam kondisi terluka parah.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi juga mencatat adanya beberapa barang milik korban yang hilang, di antaranya gelang emas yang dikenakan korban serta dua kunci mobil.

Aktif Menyoroti Isu Kepelabuhanan

Semasa hidupnya, Ermanto dikenal sebagai Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan JICT. Ia juga cukup aktif menyampaikan pandangan terkait berbagai persoalan dalam pengelolaan pelabuhan.

Beberapa waktu sebelum kejadian, ia sempat membahas dugaan permasalahan kerja sama pengelolaan terminal pelabuhan antara Pelindo dan perusahaan Hutchison Port Holdings yang berbasis di Hong Kong dalam sebuah podcast pada Desember 2025.

Dalam pembahasan tersebut disebutkan bahwa audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan potensi kerugian negara sekitar US$360 juta atau setara Rp4,08 triliun yang berkaitan dengan kontrak baru antara PT Pelindo II dan perusahaan tersebut.

Ermanto juga diketahui pernah mendorong pemerintah untuk melakukan pembenahan di tubuh Pelindo, termasuk melalui audit investigasi menyeluruh serta pengusutan dugaan tindak pidana korupsi.

Keluarga Curigai Ada Unsur Pembunuhan

Pihak keluarga menilai kematian Ermanto tidak semata-mata disebabkan oleh aksi perampokan biasa.

Putra korban, Fiandy A Putra, menyebut ayahnya selama ini dikenal berani menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan dunia kepelabuhanan. Ia mengatakan keluarga juga menyadari adanya risiko dari sikap kritis tersebut.

DPR Dorong Penyelidikan Menyeluruh

Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, turut menyoroti peristiwa tersebut dan meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan secara menyeluruh.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut berkaitan dengan upaya membungkam seseorang yang selama ini menyuarakan dugaan korupsi di sektor pelabuhan.

Ia pun mendesak kepolisian dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pihak lain di balik kejadian tersebut.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku, motif, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa yang menewaskan Ermanto Usman tersebut.

Tags: Ermanto UsmanHutchison PortJatibeningJICTKetua paguyubanmeninggal duniaMetapos.idPT Pelindo IIterluka parah.
Previous Post

Kabar Duka, Musisi Vidi Aldiano Tutup Usia Usai Bertahun-tahun Melawan Kanker

Next Post

Arsenal Singkirkan Mansfield Town dan Melaju ke Perempatfinal Piala FA

Related Posts

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak
Nasional

Reshuffle Kabinet Prabowo Menguat, Sejumlah Nama Dinilai Layak

6 September 2026
Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Nasional

Bandara Soetta Ditutup, 33 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

6 September 2026
AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah
Nasional

AHY Bicara Tekanan Ekonomi Rakyat, Harga dan Kerja Jadi Masalah

6 September 2026
Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?
Nasional

Mengapa DPR Ingin Pidana Pajak dan Bank Masuk RUU Perampasan Aset?

6 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung
Nasional

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Rumah Warga Lampung

6 September 2026
Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan
Nasional

Kursi Bos WHO Diperebutkan, Budi Gunadi Sadikin Punya 3 Lawan

6 September 2026
Next Post
Arsenal Singkirkan Mansfield Town dan Melaju ke Perempatfinal Piala FA

Arsenal Singkirkan Mansfield Town dan Melaju ke Perempatfinal Piala FA

  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • News
  • Ekbis
  • Hukum & Kriminal
  • Sport
  • Internasional
  • Lifestyle & Health
  • Tek & Oto
  • Mozaik
  • Galeri

© 2026 Metapos - Media Informasi Terkini